YOGYAKARTA, iNews.id - Motif Batik Yogyakarta sangat beragam. Motif yang ada tidak lepas dari kehidupan di dalam Keraton Yogyakarta, sehingga banyak mengandung makna dan filosofi.
Motif Batik Yogyakarta, selama ini menggunakan warna dasar hitam atau putih, namun cenderung gelap. Sedangkan dalam pewarnaan kental dengan warna cokelat atau soga, putih bersih (pethak), biru tua (wedek) serta hitam yang cenderung biru pekat.
Pemilihan warna ini tidak lepas dari pengaruh geografis dan kondisi alam. Dimana sebagian besar penduduk saat itu mengandalkan dari mengolah lahan dan pertanian.
Motif batik Yogyakarta terdiri atas beberapa motif yang memiliki filosofi dengan motif utama geometris dan nongeometris dengan ratusan turunan. Berikut ini motif batik Yogyakarta yang paling dikenal, berikut maknanya.
1. Motif Ceplok
Motif batik ceplok mengadopsi bentuk buah kawung yang dibelah menjadi empat dan menunjuk ke empat arah. Variasi batik ini sangat kaya dengan bentuk utama geometris yang bisa diisi (isen-isen) dengan motif lain seperti kawung, truntum, ataupun parang rusak hingga gurda.
Motif ini mengandung makna suratan takdir keteraturan hidup di dunia ada garusnya. Batik ini banyak dipakai para pejabat dengan harapan selama bertugas bisa jujur dan benar.
Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait