Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi  memberikan keterangan soal hasil operasi ketupat progo 2022 di kantor Ditlantas Polda DIY, Rabu (11/5/2022). (Foto: MPI/Priyo Setyawan)
Priyo Setyawan

YOGYAKARTA, iNews.id - Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama Operasi Ketupat Progo 2022 mengalami penurunan dibandingkan dengan pelaksanaan pra operasi. Tercatat ada tujuh korban tewas dalam kecelakaan di seluruh DIY.   

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY, Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, selama operasi ada 104 kasus kecelakaan lalu lintas, atau lebih rendah dibandingkan masa pra operasi dengan 193 kejadian. Setidaknya ada tujuh orang tewas, satu luka berat dan 142 orang luka ringan. Sedangkan kerugian materiil mencapai Rp37 juta.

BACA JUGA:

Sebelumnya, pada pra operasi juga ada tujuh korban tewas dan 107 luka ringan. Sedangkan kerugian material mencapai Rp110 juta. 

“Selama masa pra operasi tidak ada luka berat. Keseluruhan kasusnya mengalami penurunan,” kata Iwan Saktiadi dalam evaluasi Operasi Ketupat Progo 2022 di Ditlantas Polda DIY, Rabu (11/5/2022).

Kasus pelanggaran lalu lintas yang diikuti dengan penindakan juga mengalami penurunan. Saat pra operasi ada 1.384 penilangan, sedangkan dalam Operasi Ketupat Progo turun menjadi 632 kasus. Sementara teguran meningkat dari 2.146 menjadi 3.714. 

"Ini terjadi lantaran fokus operasi pada jenis pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun kemacetan,  diluar itu sifatnya persuasif,” ujar Alumni Akpol 1998 itu. 

BACA JUGA:

Untuk  jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah perbatasan DIY ada kenaikan. Saat pra operasi yang masuk ada 48.547 kendaraan sedangkan saat operasi naik 607 persen menjadi 343.105 kendaraan.  


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT