YOGYAKARTA, iNews.id – Para peternak di Kecamatan Tepus dan Girisubo Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami keresahan. Beberapa hari terakhir ternak milik mereka mati misterius diduga dimangsa hewan liar.
Kepala Desa Purwodadi Sucipto mengatakan, dalam dua pekan berjalan sudah delapan ekor kambing milik warga mati dimangsa. Kambing itu sebagian besar ditinggal pemilik di lading mereka, yang berjarak cukup jauh dari rumah. "Selama 15 hari ini setidaknya sudah delapan kambing milik warga yang ditemukan mati," kata Sucipto, Selasa (18/9/2018).
Dia mengungkapkan, pemerintah desa sebenarnya sudah mengingatkan warga untuk mengantisipasi adanya serangan hewan liar. Sebab, dalam lima tahun belakangan, saat datangnya musim kemarau serangan anjing liar kerap terjadi.
"Kami sudah meminta warga untuk membawa pulang ternaknya agar lebih aman dan mudah mengawasi," ujarnya.
Salah satu peternak Tukijo mengaku, dua ekor kambing miliknya mati akibat serangan hewan liar tersebut. Keduanya memiliki luka bekas gigitan di leher dan perut. "Sebelumnya kambing ini sehat tidak ada yang luka. Tiba-tiba datang tetangga yang menemukan dua kambing milik saya sudah mati," kata Tukijo.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Bambang Wisnubroto mengungkapkan, serangan anjing liar terjadi lantaran minimnya makanan di kawasan perbukitan. Untuk itu dia berharap warga segera membawa hewan ternaknya lebih dekat dengan rumah. "Jangan lupa diberi penerangan. Kalau bisa dibawa pulang saja," tuturnya.
Mengantisipasi terjadinya kasus serupa, warga di Desa Purwodadi kini rutin menggelar ronda malam. Mereka bergantian mengecek kondisi kandang ternak agar terhindari dari serangan hewan liar.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait