BANTUL, iNews.id – Kementerian Pekerjan Umum-Perumahan Rakyat (PU-PR) membangun tempat evakuasi sementara (TES) tsunami di Pantai Kuwaru, Bantul, Yogyakarta. Ini menjadi salah satu lokasi untuk mengantisipasi bencana tsunami yang berpotensi terjadi di sepanjang pantai selatan Jawa.
Bangunan TES tsunami ini sengaja dipilih di Pantai Kuwaru karena lokasinya yang dekat dengan permukiman penduduk. Apalagi beberapa tahun lalu, bencana gempa bumi juga sempat melanda wilayah Bantul. Bangunan yang kokoh dan berdiri di tepi jalur jalan lintas selatan (JJLS) ini diperkirakan mampu menampung lebih dari 4.000 orang.
“Kawasan pantai selatan diwilayah Bantul sangat rentan dan TES ini mampu menampung 4.000 orang,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto, Kamis (26/4/2018).
Selain menyiapkan bangunan, BPBD juga memberikan edukasi kepada warga melalui gladi dan simulasi tsunami. Simulasi melibatkan warga tiga desa di Pantai Selatan Bantul meliputi Desa Poncosari, Desa Pandaansimo dan Desa Cangkring.
Begitu mendengar sirene berbunyi, mereka berlari menuju bangunan TES tsunami. Mereka naik dari selasar dan menaiki anak tangga sampai ke puncak gedung berlantai tiga itu, untuk menyelamatkan diri dari terjangan air laut. “Simulasi ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan warga terhadap potensi bencana dan sengaja kami gelar di sini,” tuturnya.
Bangunan ini dibangun dengan tinggi mencapai 11 meter berlantai tiga. Puluhan tiang cukup kokoh berdiri dengan diameter lebih dari 70 cm. Luas gedung mencapai 5.000 meter persegi yang cukup menampung ribuan orang. “Pengelolaannya telah diserahkan kepada Kantor BPBD Bantul,” ujarnya.
Lokasi ini juga akan menjadi pusat pendidikan kebencananan sekaligus rest area bagi pengguna jalur JJLS. Bangunan ini telah dilengkapi dengan fasilitas toilet, listrik, dan genset untuk penerangan.
Pemkab Bantul juga berencana membangun tiga bangunan serupa. Rencananya bangunan didirikan di utara Pantai Samas, utara Pantai Depok, dan utara Pantai Parangtritis. Usulan ini sudah disampaikan ke pusat mengingat kondisi Pantai Selatan Bantul cukup landai.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait