Pelaksanaan haji di tengah suasana pandemi Covid-19 pada 2020. (Foto: Reuters)

RIYADH, iNews.id – Dalam 24 jam pendaftaran calon jamaah haji (calhaj) dibuka oleh pemerintah Arab Saudi, jumlah pendaftar tembus lebih dari 450.000 orang. Padahal kuota haji hanya ditetapkan 60.000 orang.

“Jalur digital kami menerima lebih dari 450.000 permohonan haji, termasuk dari penduduk dan warga negara, dalam 24 jam pertama pembukaan pendaftaran,” ungkap Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (15/6/2021).

Menurut pengumuman tersebut, sebanyak 60 persen pemohon adalah laki-laki dan 40 persen adalah perempuan. Untuk pertama kalinya, Arab Saudi pada tahun ini mengizinkan perempuan mendaftar haji tanpa mahram atau wali laki-laki.

“Mereka yang ingin melakukan haji harus mendaftar secara per orangan. Perempuan bisa mendaftar tanpa mahram bersama perempuan lain,” kata Kementerian Dalam Negeri Saudi, Minggu (13/6/2021) .

Kerajaan Arab Saudi membatasi pelaksanaan haji tahun ini untuk 60.000 penduduk dan warga negara yang tinggal di negara itu saja. Langkah itu diambil karena situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang berlangsung.

Orang-orang di Saudi yang berusia antara 18-65 tahun dan telah divaksinasi lengkap; telah menerima dosis pertama vaksin setidaknya 14 hari sebelumnya, atau; mereka yang divaksinasi dan telah pulih dari infeksi Covid-19 diizinkan untuk mendaftar haji tahun ini.

Portal pendaftaran haji diluncurkan Pemerintah Saudi pada Minggu (13/6/2021) pukul 13.00 waktu setempat. Tidak ada prioritas untuk jamaah yang mendaftar lebih awal.

“Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan keamanan jamaah,” demikian laporan resmi Saudi Press Agency (SPA). Ibadah haji tahun ini diperkirakan akan dimulai pertengahan Juli


Editor : Ainun Najib

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network