YOGYAKARTA, iNews.id – Empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta meraih penghargaan internasional dari UNHRC dan UNESCAP pada kompetisi di Thammasat University Model United Nations (TU-MUN) 2018 yang berlangsung 12-14 Januari 2018 di United Nations Conference Centre, Bangkok, Thailand.
Mahasiswa Fakultas Hukum 2017, Ikram Alfansa dan Hasnabila Candrakanti (Ekonomi Managemen 2016) meraih penghargaan sebagai best delegate (Juara pertama) di council UNHRC dan UNESCAP. Sedang William Help (Hubungan Internasional 2017) berhasil meraih penghargaan best position paper dan Outstanding Delegate of UNESCAP. Satu lagi atas nama Nisrina Husnul Khotimah (Hubungan Internasional 2016) meraih Best Position Paper of ASEAN Historical Committee. “Ini pertama kalinya saya berkompetisi di luar negeri dan syukur dianugerahi sebagai best delegate,” ucap Ikram, Kamis (18/01/2018).
Thammasat University Model United Nations 2018 merupakan edisi keempat dari konferensi internasional yang diadakan oleh Thammasat University untuk memacu kemampuan diplomasi, negosiasi, dan public speaking para pesertanya.
Tahun ini, sejumlah peserta dari Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Rusia, Kamboja, dan Prancis turut ambil bagian dalam konferensi tersebut. “Setiap council terdiri atas 20-25 delegasi dari berbagai universitas di kawasan,” kata Iva Ariani, Kepala Humas dan Protokol UGM.
Dia menjelaskan, dalam konferensi ini ada beberapa tahapan yang harus dilakukan setiap peserta. Mulai debat, sampai dengan lobi-lobi yang dilaksanakan dalam tujuh sesi. Beruntung pada puncak terakhir ada empat delegasi asal UGM yang berhasil menjuarai.
Mereka masing-masing berhasil membawa pulang penghargaan sekaligus mengantarkan UGM sebagai universitas dengan jumlah gelar terbanyak. “Kita bersyukur menjadi kampus terbanyak yang mendapatkan penghargaan,” tandas Iva Ariani.
Tahun lalu, delegasi mahasiswa UGM juga menorehkan prestasi membanggakan dari ajang Thammasat University Model United Nation (TU-MUN) yang digelar pada 13-15 Januari 2017 di Thailand. Dalam simulasi sidang PBB tersebut, delegasi UGM berhasil meraih tiga penghargaan.
Dua penghargaan sebagai best delegate sukses diraih oleh Chitito Audito dan Lentera Bintang Renjana. Lalu, Muhammad Adrian Gifariadi meraih penghargaan sebagai honorable mention. Ketiganya merupakan delegasi UGM MUN Community yang berasal dari Departemen HI FISIPOL.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait