Bupati Kulonprogo Sutedjo dan sejumlah pejabat melakukan panen perda durian montong di Embung Kleco, Kulonprogo. (Foto: iNews,id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengembangkan kawasan agrowisata di sejumlah objek wisata mulai berkembang. Setelah sukses dengan embung Tonogoro di Kalibawang, kini Embung Kleco juga mulai dikenal kepada masyarakat sebagai sentral durian montong Kulonprogo.

Kawasan agrowisata Embung Kleco menawarkan keindahan alam berupa embung yang berada di atas perbukitan. Wisatawan bisa melihat kota Wates dan Pengasih dari atas perbukitana. Di areal seluasa 20 hektar juga dikembangkan tanaman durian jenis montong dan buah kelengkeng.

“Ini panen perdana durian montong dan tanaman ini baru empat tahun ditanam,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Pangan Kulonprogo Aris Nugroho, Rabu (17/2/2021).

Panen perdana ini dilakukan Bupati Kulonprogo Sutedjo, BPPT Pertanian, Dandim dan sejumlah kepala dinas. Secara simbolis bupati memetik durian montong yang sudah siap dipanen. Bupati dan rombongan juga mencicipi buah durian montong yang dikembangkan kelompok tani di sekitar embung. 

Keunggulan durian montong ini, selain buahnya besar, dagingnya lebih tebal dan manis. Satu pohon bisa menghasilkan 10 buah dalam setiap masa. Selebihnya calon buah dipotong agar kualitas tetap terjaga. 

“Kita juga varietas unggul local berupa durian Menoreh Kuning dan Menoreh Jambon,” katanya.

Aris mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kawasan ini sebagai pusat edukasi dan agrowisata. Tidak hanya durian namun juga ada tanaman kelengkeng dan kelapa di Kokap.  

Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan cukup mendukunga pengembangan eduagrowisata ini. Terbukti durian bisa ditanam di sejumlah daerah di Kulonprogo. Ini akan memperkuat Kulonprogo sebagai sentral durian di DIY.  

“Luasan tanaman durian di Kulonprogo mencapai 1.891 hektare,” katanya. 

Ketua Kelompok Tani Mardi Lestari Sukadi mengatakan, dalam sekali panen kelompok mampu memanen 250 buah durian. Rata-rata satu batang pohon durian bisa menghasilkan 20 buah. Harganya dijual dengan sistem timbangan Rp60.000 per kilogramnya.

“Selain montong juga ada durian Musang King dan Menoreh Kuning,” katanya. 

Dalam kesempatan BPPT juga melakukan pelepasan varietas unggul lokal, durian kendil, durian banjar dan durian cempli.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network