GUNUNGKIDUL, iNews.id – Tim SAR gabungan menemukan salah satu nelayan yang tenggelam di Pantai Watu Lumbung, Kabupaten Gunungkidul, DIY, dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/11/2019). Korban bernama Deni Setiawan (14), tenggelam setelah perahu yang ditumpangi terbalik pada Selasa (26/11/2019).
Hari ketiga pencarian, petugas SAR gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam lainnya, Pujiono (40), ayah dari Deni. Pujiono juga hilang saat perahu Dinda Bestari yang ditumpangi bersama putranya dan satu nelayan lainnya, terbalik karena dihempaskan gelombang.
“Pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB satu korban atas nama Deni kami temukan,” kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Kabupaten Gunungkidul, Sunu Handoko, kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).
Sunu Handoko mengatakan, jasad korban ditemukan oleh Tim SAR yang melakukan pencarian dengan menyisir di sepanjang garis pantai. Saat itulah petugas melihat ada sosok manusia yang mengapung di tengah lautan. Petugas SAR kemudian menggunakan perahu jukung untuk mengevakuasi jasad korban. “Lokasinya sekitar 100 meter arah barat dari lokasi korban tenggelam,” ujarnya.
Setelah pemeriksaan medis dan mendengar keterangan dari pihak keluarga, dipastikan jasad tersebut Deni Setiawan, warga Dusun Nglaban, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo. Korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman.
Diketahui, musibah ini terjadi pada Selasa lalu. Saat itu, perahu Dinda Bestasri ditumpangi oleh tiga orang. Selain korban Deni Setiawan dan ayahnya Pujiono, nelayan bernama Gusaji (50), warga Malang, Jawa Timur, juga ikut menaiki perahu itu.
Saat menangkap ikan dengan jaring, perahu ini dihantam gelombang besar tiga kali hingga akhirnya terbalik. Akibatnya ketiga penumpang kapal terapung di lautan lepas.
Gusaji selamat setelah berenang ke tepian. Sementara Pujiono berusaha menolong anaknya Deni yang sama-sama terapung. Namun, gelombang besar datang menyapu kedua korban sehingga keduanya tenggelam.
“Kami masih lakukan pencarian terhadap korban ketiga, Pujiono, nelayan setempat yang juga tenggelam. Pujiono merupakan ayah kandung dari Deni,” kata Humas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait