Anggota TNI mengangkat peti jenazah dua bocah anak TNI yang tewas akibat terjatuh dari sepeda motor di Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Satuan Lalulintas Polres Kulonprogo turut prihatin atas meninggalnya dua bocah yang masih berumur di bawah umur dalam kecelakaan tunggal di Berenan, Bendungan, Wates pada Kamis (30/8/2018) sore.

Kedua bocah nahas itu, yakni Fausta Khansa (11) dan adiknya M Rafasya Raffa (6). Kejadian tragis dan memilukan itu harus menjadi pelajaran bagi masyarakat khususnya orang tua untuk lebih peduli mengawasi anak-anaknya. "Kita sangat prihatin akan musibah kecelakaan ini," kata Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Maryanto di sela-sela melayat di rumah duka.

Menurut Maryanto, kecelakaan yang menimpa pelajar SD dan TK ini harus bisa diambil hikmahnya. Setidaknya ada pelajaran yang bisa diambil masyarakat agar tidak pernah mengizinkan anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. "Kami berharap orang tua peduli terhadap keselamatan. Awasi dan jangan izinkan anak-anak pergi dengan sepeda motor," ujarnya.

Jika memang harus menggunakan sepeda motor, kata dia, lebih baik jika diantar orang tua atau anggota keluarga lainnya dengan tetap mengenakan helm. "Orang tua atau anak sama saja. Jauh dekat tetap harus kenakan helm," katanya.

Dua korban ini tewas dalam kecelakaan seusai pulang mengaji di Ponpes An Nadwah di Bendungan, Wates, Kulonprogo pada Kamis sore. Namun informasi ini baru dilaporkan kepada polisi pada malam hari, selang lima jam kemudian. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan cek lokasi. "Baru jam 20.00 WIB, kita dapat informasi. Kejadian tidak langsung dilaporkan," ujarnya.

Dua korban meninggal setelah terjatuh ke dalam selokan, karena tidak kakak tidak mampu menguasai kendaraan di jalanan menikung dengan kecepatan tinggi. Sang adik meninggal di lokasi kejadian dengan luka pada kepala. Sedangkan kakaknya meninggal di rumah sakit.

Jasad kedua anak yang baru duduk di bangku SD dan TK sore tadi dimakamkan di TPU Makam Kebo Kuning, Ngestiharjo, Wates. Keduanya dimakamkan secara berdampingan. "Lokasi kejadian di tengah desa, mereka seperti balapan dengan temennya," ujar Jono, warga Bendungan.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network