Komisioner KPU dan Bawaslu bersama instansi terkait menggelar diskusi jelang Pemilu 2019. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo meminta para penyelenggara pemilu di setiap tempat pemungutan suara (TPS) untuk memperhatikan para penyandang disabilitas.

Komisioner KPU Kulonprogo, Pujarasa Satuhu mengatakan, TPS harus ramah bagi penyandang disabilitas. “TPS ini harus mudah diakses oleh disabilitas untuk menggunakan hak suaranya," kata Pujarasa Satuhu dalam Forum Grup Discusion (FGD) Persiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara pada Pemilu 2019, yang diselenggarakan Bawaslu Kulonprogo di Kings Hotel, Wates, Kulonprogo, Senin (8/4/2019).

Dia menjelaskan, saat ini, KPU sedang menggelar bimbingan teknis (bimtek) kepada kelompok panitia pemungutan suara (KPS) di setiap desa. Mereka juga ditekankan agar mendirikan TPS di tempat yang mudah dijangkau disabilitas. “Jangan sampai kaum disabilitas kesulitan untuk menggunakan hak suaranya,” ucapnya.

Menurut Pujarasa, KPU juga masih menunggu hasil update data pemilih tetap (DPT). Sampai saat ini masih akan dilakukan data terbaru dengan masih ada pemilih yang datang atau keluar untuk dimasukkan ke dalam daftar pemilih tambahan (DPTB). “Sesuai aturan surat suara akan disesuaikan DPT plus 2 persen cadangan," katanya.

Pujarasa juga menekankan dalam proses pemilu agar pengawas ikut mengawasi jalannya pemungutan suara. Salah satu yang rawan salah adalah kepada pemilih pindah tempat, karena jumlah kartu suara bisa berbeda dengan pemilih lokal.

Pujarasa menyebutkan, ada tiga caleg yang dicoret dari daftar. Mereka adalah Dandung Saputro Nugroho asal PBB meninggal dunia. Dua lainnya adalah Fathurahman Hasyim dari PKB dan Ratna Sari Dari PDIP yang keduanya diterima sebagai CPNS. “Sesuai aturan setiap CPNS wajib mundur dari parpol," katanya.

Ketua Bawaslu Kulonprogo Ria Harlinawati mengatakan FGD ini untuk memastikan tahapan dan sistem pemungutan dan perhitungan suara bisa berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Hal ini penting agar dalam pemilihan nanti bisa berjalan dengan baik dan benar.

Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kulonprogo terus berupaya untuk memberikan fasilitasi kepada warga yang ingin melakukan perekaman. Tidak hanya dilayani di kantor dan kecamatan, namun juga jemput bola di beberapa lokasi sepeti CSR hingga pasar.

“Warga yang akan ulang tahun tepat 17 April nanti sudah kita lakukan perekaman dan KTP sudah bisa diambil pada hari H," kata petugas Disdukcapil, Tri Apriyani.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network