BANTUL, iNews.id - Pemkab Bantul menyebut sektor pariwisata kembali menggeliat usai dibuka menyusul penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 3 ke level 2. Hingg akhir Oktober retribusi yang diperoleh mencapai Rp800 jutaan.
"Sampai 31 Oktober kemarin (retribusi yang diperoleh) kurang lebih Rp800 jutaan hampir Rp900 juta yang masuk di kita, sehingga kalau boleh dikatakan dengan adanya penurunan level PPKM ini memang kegiatan pariwisata kembali menggeliat," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo di Bantul, Rabu (10/11/2021).
Meski demikian, kata dia, geliat sektor pariwisata belum seperti saat sebelum pandemi Covid-19, atau belum pulih 100 persen, tetapi harapannya sektor pariwisata terus menggeliat secara bertahap usai PPKM level 2 dengan tetap sesuai protokol kesehatan.
"Mudah-mudahan tetap seperti konsep semula, teman-teman baik itu pelaku maupun wisatawan tetap senantiasa menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan, sehingga harapannya jangan sampai nanti muncul kasus," katanya.
Kwintarto mengatakan, dalam beberapa hari terakhir memang tren perkembangan kasus Covid-19 harian mengalami kenaikan, namun bukan berasal dari sektor pariwisata atau dampak menggeliatnya kegiatan ekonomi di destinasi wisata.
"Bantul saya lihat datanya mulai naik lagi, tetapi jelas klasternya bukan dari pariwisata, namun dari klaster sekolah, mudah-mudahan ini tidak dikaitkan dengan pariwisata," kata Kwintarto.
Dia juga mengatakan, geliat sektor pariwisata saat ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata, warung-warung kuliner ramai pembeli, juga kegiatan usaha jasa kembali berjalan.
"Dengan pariwisata yang sudah mulai menggeliat, ekonomi pertumbuhannya cukup bagus di DIY, dan Bantul termasuk salah satunya mendukung pertumbuhan ekonomi akibat geliat wisata yang cukup baik
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait