YOGYAKARTA, iNews.id – Kawasan ikonik Malioboro, Kota Yogyakarta, masih dipadati ribuan wisatawan pada masa libur Lebaran, Senin (23/3/2026). Kepadatan arus lalu lintas dan kerumunan pengunjung di jalur pedestrian terpantau terjadi sejak pagi hingga siang hari.
Meski cuaca terik menyengat, antusiasme wisatawan tak surut. Mereka tampak rela mengantre demi berswafoto di spot-spot ikonik Malioboro. Selain berfoto, para pelancong juga memadati area pertokoan dan lapak pedagang untuk berburu oleh-oleh khas Yogyakarta, mulai dari batik, kerajinan tangan, hingga kuliner bakpia.
Membeludaknya volume kendaraan di sepanjang Jalan Malioboro membuat pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Yogyakarta mengambil langkah diskresi.
Salah satunya adalah meniadakan aturan jam bebas kendaraan (car free night) guna mencegah penumpukan kendaraan yang lebih parah di jantung kota.
Kapospam Lebaran 2026, Iptu Farlud menjelaskan, pihaknya berupaya maksimal mengatur arus lalu lintas agar tetap mengalir.
Untuk memudahkan wisatawan yang membawa kendaraan pribadi, Dinas Perhubungan (Dishub) bersama kepolisian menyediakan layanan digital.
"Kami menyediakan scan barcode yang tersebar di titik-titik strategis. Barcode ini berisi informasi lokasi parkir serta ketersediaan slot parkir secara real-time, sehingga wisatawan tidak perlu berputar-putar mencari parkir," ujar Iptu Farlud, Senin (23/3/2026).
Lonjakan pengunjung di Malioboro diperkirakan masih akan terus terjadi hingga Selasa besok, seiring dengan berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 1447 Hijriah.
Petugas mengimbau wisatawan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan menjaga protokol kesehatan di tengah kerumunan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait