Gunung Merapi menyemburkan awan panas Sabtu (26/6/2021) pukul 06.46 WIB. (Foto : BPPTKG)


YOGYAKARTA, iNews.id - Tepat empat menit sebelum gempa mangintudo 5,3 mengguncang Gunungkidul, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran atau dikenal dengan wedus gembel. BPPTKG memastikan tidak ada dampak gempa terhadap aktivitas Merapi.

Kepala Balai Penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan belum ada dampak akibat gempa bumi atas aktivitas Merapi. 

"Namun demikian Merapi memang terus melalukan aktivitas vulkanis berupa awan panas guguran dan lava pijar," katanyadi Yogyakarta, Senin (28/6/2021).

Senini pukul 05.11 WIB atau empat menit sebelum kejadian gempa di Gunungkidul Merapi mengeluarkan awan panas  guguran. Awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 70 detik. "Jarak luncur 900 m ke tenggara," katanya.

Sebelumnya Senin dini hari tadi awan panas juga terjadi pada pukul 04.47 WIB. Awan ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 mm dan durasi 76 detik dengan jarak luncur 1000 meter  ke tenggara.

"Masyarakat kami imbau waspada namun tidak panik dengan  kondusi Merapi, status Merapi masih siaga atau level III," ujarnya. 


Editor : Ainun Najib

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network