KULONPROGO, iNews.id - PT Angkasa Pura (AP) I akan mengalihkan semua penerbangan tambahan (extra flight) pada masa mudik Lebaran 2019 dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta ke Bandara International Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA). Biasanya pada H-10, extra flight sudah ada sampai dengan 26 penerbangan.
“Biasanya extra flight itu sampai 26 penerbangan, nanti semua pengajuan extra flight akan kita pindah ke YIA,” kata General Manager Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, Senin (29/4/2019).
Selama ini, PT AP I sangat ketat ketika akan mengeluarkan izin untuk extra flight di Adisutjipto. Namun pada Lebaran tahun ini sedikit lebih longgar karena diarahkan di Bandara YIA. Berapa pun permintaan extra flight akan dipenuhi dan diarahkan ke YIA. “Di (Bandara) Adisutjipto setiap hari itu, sudah ada 188 flight, sudah sangat padat,” kata Agus.
PT Angkasa Pura I, kata dia, sebenarnya jauh-jauh hari sudah melakukan koordinasi dengan pihak airlines. Namun tidak mudah bagi maskapai untuk menambah penerbangan ke YIA ataupun menggeser jadwal ke Bandara YIA dari Adisutjipto.
“Memang yang lebih siap adalah penerbangan domestik, sehingga rencana awal untuk international ditunda ganti domestik,” ujarnya.
PT Angkasa Pura juga sudah menyampaikan ke lembaga slot penerbangan terkait pembukaan slot di YIA. Saat itu sudah ada beberapa maskapai yang siap untuk melakukan operasional di YIA.
Di antaranya dengan Lion Air, dan juga dengan Citilink. Bahkan mereka juga sudah melakukan promosi dengan mempublikasi adanya rute penerbangan ke YIA.
Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan mengatakana sejumlah saran pendukung di bandara sudah lengkap. Dari sisi kawasan pabean, tempat penimbunan sementara untuk cargo, hingga imigrasi.
Begitu pula dari sisi navigasi penerbangan, pengisian BBM pesawat hingga layanan kesehatan pelabuhan airport juga sudah siap. “Balai Karantina hingga ground handling juga sudah siap. Semuanya sudah kita simulasikan,” katanya.
Untuk askes transportasi, juga sudah dikomunikasikan dengan PT KAI dan Damri. Dari Yogyakarta akan ada kereta khusus yang akan berhenti dari Maguwo (Adisutjpto), Stasiun Lempuyangan, Tugu, Wates dan di Stasiun Wojo.
Nantinya dari Wojo akan ada bus Damri yang dioperasionalkan. Bahkan ada 13 unit bus damri yang disiapkan untuk berbagai rute, 15 unit sutleku, 20 armada taksi dan beberapa pendukung lain.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait