YOGYAKARTA, iNews.id – Seekor labi-labi atau dikenal dengan penyu air tawar berukuran besar ditemukan warga di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta (DIY). Satwa yang tubuhnya penuh luka tersebut dititipkan ke Kebun Binatang Gembira Loka.
Manajer Konservasi Gembira Loka Zoo Yogyakarta, Josephine Vanda Tirtayani mengatakan, penyu air tawar ini sekarang ditempatkan di kandang karantina sesuai protokoler di sana.
"Kita terima Rabu siang," kata Josephine di Kebun Binatang Gembira Loka, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (7/2/2019).
Menurut dia, tim medis juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi satwa tersebut. Terkait dari mana luka dan apa penyebabnya, masih dalam penelitian. Namun, bisa jadi karena proses penangkapan dan faktor alam.
"Butuh waktu 30 hari dalam masa karantina. Untuk kondisi kesehatan dan lukanya sembuh tergantung satwa sendiri," ujar dia.
Penyu air tawar ini berukuran 90x60 sentimeter. Estimasi usianya sekitar 50 tahun. Dalam kategori penyu air tawar, labi-labi ini dikatakan memiliki ukuran yang cukup besar.
Merujuk dari Lembaga Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) status konservasi hewan ini disebut critically endangered atau Hampir Punah.
"Spesies tersebut kehilangan habitat asli dan hampir punah karena eksploitasi untuk konsumsi makanan manusia dan perdagangan liar," katanya.
Kepala BKSDA DIY, Junita Parjanti mengatakan, penyu air tawar ini ditemukan warga di Dusun Manyaran, Desa Triharjo, Kecamatan Sleman beberapa hari lalu. Mendapat kabar tersebut, timnya pun segera mengecek ke lapangan.
BKSDA kemudian melakukan negosiasi dengan warga yang menemukan satwa tersebut, hingga akhirnya mereka menyerahkannya dengan suka rela.
"Untuk sementara waktu kita titipkan di Gembira Loka," ujar Junita.
Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait