Pesawat tempur (foto: antara)
erfan erlin

YOGYAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Udara akan melakukan peremajaan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mendukung pertahanan udara. Pengadaan pesawat tempur masih dalam proses dan teknisnya ditangani Kementerian Pertahanan.  

“Masih dalam proses dan kewenangan ada di Kementerian Pertahanan. Untuk jenis dan speknya sesuai yang mereka inginkan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Indan Gilang Budansyah, di sela Puncak peringatan Hari Bakti TNI AU ke-75 di AAU Yogyakarta, Jumat (29/7/2022). 

Pengadaan pesawat yang masih dalam proses di antaranya pesawat tempur Rafal dan F15. Sedangkan pesawat Angkut C170 tipe J saat ini masih dalam proses penyelesaian. 

“Tidak kalah penting pada radar pertahanan udara,” ujarnya. 

Pengadaan pesawat angkut Tipe J, kemungkinan besar dalam waktu dekat ini akan terealisasi atau paling cepat awal tahun depan. Sedangkan untuk Rafal kemungkinan masih belum terealisasi karena baru diproses.

Seperti diberitakan sebelumnya, KSAU Fadjar Prasetyo mengatakan, untuk membentengi Indonesia dari serangkaian ancaman berkaitan dengan pembentukan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, maka Indonesia perlu beberapa kebutuhan alutsista dari Matra Udara.

Kebutuhan alutsista tersebut di antaranya seperti pesawat peringatan dini atau pesawat Command Control, termasuk beberapa jenis pesawat tempur dan persenjataan strategis. Sampai saat ini pihaknya terus mempelajarai dan mempersiapkan alutsista secara matang.   


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT