Ilustrasi dua pelaku jambret terjatuh dan satu di antaranya tewas usai dikejar suami korban di Kabupaten Sleman.. (ilustrasi/IST)

SLEMAN, iNews.id – Seorang pria di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ditetapkan tersangka usai mengejar pelaku jambret hingga terjatuh dan tewas. Peristiwa ini memicu perdebatan di masyarakat mengenai batasan bela diri dan tindakan main hakim sendiri yang berujung maut bagi orang lain. 

Insiden bermula saat Hogi Minaya (43) berusaha membela istrinya, Arista Minaya (39) yang menjadi korban penjambretan. Saat itu, Hogi mengendarai mobil mengawal istrinya dari belakang yang mengendarai sepeda motor. Dalam perjalanan, sang istri dipepet dua pria berboncengan sepeda motor dan menjambret tas yang istrinya.

Melihat kejadian itu, Hogi spontan mengejar kedua pelaku hingga terlibat kejar-kejara yang mengakibatkan  kedua pelaku hilang kendali hingga menabrak trotoar. 

Akibat tabrakan tersebut, salah satu pelaku jambret dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka serius di bagian kepala. Sementara itu, satu pelaku lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sleman yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian melakukan pendalaman. 

Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto menjelaskan, penetapan status tersangka setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, saksi ahli, serta gelar perkara. Hasil penyelidikan, penyidik kemudian menemukan unsur pidana.

"Kami memahami bahwa yang bersangkutan adalah korban kejahatan. Namun, secara hukum, tindakan mengejar lalu menabrakkan kendaraan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang memiliki konsekuensi hukum tersendiri," ujar dia kepada awak media, Sabtu (24/1/2026).

Kasus ini pun viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang menyayangkan status tersangka tersebut, mengingat pria itu hanya berusaha mempertahankan hak dan membantu tugas kepolisian dalam menangkap pelaku kejahatan.

"Sangat tidak adil jika korban yang melawan justru dipenjara. Ini bisa membuat masyarakat takut untuk melawan kejahatan," tulis salah satu netizen di kolom komentar. 


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network