KULONPROGO,iNews.id - Puluhan warga dan relawan yang menolak Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) menggelar aksi penolakan lewat perhelatan Festival Guyub Murup selama sebulan. Aksi ini diwujudkan dengan membuat mural, orasi dan pameran foto dan menerbangkan layang-layang.
Kegiatan ini digelar di rumah salah satu warga, dan terbuka untuk masyarakat umum. Kegiatan ini untuk membuktikan jika warga penolak bandara NYIA masih eksis. Mereka akan menolak penggusuran tanpa syarat. "Ini adalah simbol perlawanan dari cengkeraman korporasi," jelas Restu Baskara, Koordinator Festival Guyup Murup.
Salah seorang warga, Supriyanto mengatakan aksi penolakan terhadap pembangunan bandara akan terus dilakukan. Mereka akan tetap bertahan dari penggusuran yang akan dilakukan PT Angkasa Pura I dan PT PP.
Video Editor: Kuntadi
Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait