SLEMAN, iNews.id - Guru Besar di lingkungan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta bertambah satu menjadi 23 orang. Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika (FMIPA) Jaka Nugraha berhasil meraih gelar setelah mendapatkan SK dari Kemendikburistek.
Pengangkatan Jaka sebagai Guru Besar ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi (Kemendikbudristek). Secara penyerahan dilakukan oleh kepala lembaga layanan pendidikan tinggi (LL Dikti) wilayah V DIY, Prof Didi Achjari kepada Rektor UII, Prof Fathul Wahid yang diteruskan kepada Jaka Nugraha di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof Dr Sardjito UII, Selasa (15/6/2021).
Penyerahan SK dilakukan secara luring terbatas sesuai protokol kesehatan (prokes) dan daring melalui kanal Youtube UII.
Rektor UII Prof Fathul Wahid mengatakan, untuk menyandang gelar guru besar atau profesor melalui perjalanan panjang. Ini bukan menjadi tujuan akhir, namun menjadi modal untuk mengembangkan ilmu dan berkhidmat kepada umat.
“Semoga semakin banyak karya akademik yang berkualitas dan relevan untuk memecahkan masalah bangsa,” katanya.
Seorang profesor juga dituntut untuk rajin menyampaikan opininya kepada publik. Tidak hanya di kalangan akademik, tetapi juga khalayak ramai. Selain itu harus membangun jembatan antara disiplin ilmunya dengan kemajuan masyarakat, pembangunan bangsa, dan kelahiran peradaban baru.
“Selain itu, juga diharapkan kualitas pengalaman pembelajaran yang dirasakan oleh mahasiswa akan semakin meningkat,” katanya.
Direktur Sumber Daya Manusia UII Ike Agustina menambahkan, jumlah guru besar UII dipastikan akan bertambah. Saat ini ada 64 dosen UII yang berpendidikan doktor dan mempunyai jabatan akademik layak diajukan sebagai ke guru besar.
“Untuk menambah guru besar tinggal selangkah lagi,” katanya.
Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait