2018, UGM Terima 2.141 Calon Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNMPTN

Kuntadi · Selasa, 17 April 2018 - 21:32:00 WIB
2018, UGM Terima 2.141 Calon Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNMPTN
Gedung Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. (Foto: ugm.ac.id)

YOGYAKARTA, iNews.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) menyediakan kuota calon mahasiswa baru tahun akademik 2018 melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebanyak 2.141. Hingga saat ini, sudah sekitar 37.447 pelajar yang mendaftar untuk mengikuti seleksi di jalur tersebut.

Sebanyak 2.141 ini, terdiri atas kelompok program studi IPA/Saintek sebanyak 1.535 mahasiswa. Sementara untuk kelompok program studi IPS/Soshum sebanyak 606 mahasiswa.

“Hanya 5,72 persen pendaftar yang akhirnya diterima di UGM melalui jalur SNMPTN,” kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswa (PPK) UGM, Djagal Wiseso Marseno, Selasa (17/4/2018).

Dari hasil evaluasi, untuk kelompok program studi (prodi) IPA/Saintek pada jalur SNMPTN peminat terbanyak yakni program studi farmasi, kedokteran, dan ilmu komputer. Sementara untuk kelompok program studi IPS/Soshum, yakni prodi manajemen, akuntansi, dan psikologi.

Prodi dengan selektivitas tinggi untuk kelompok program studi IPA/Saintek, yakni ilmu komputer, arsitektur, dan Kedokteran. Sementara untuk program studi IPS/Soshum, yaitu manajemen, Pariwisata, serta Bahasa dan Kebudayaan Korea.

"Setelah ‎dinyatakan diterima di UGM, calon mahasiswa harus mengisi biodata melalui website resmi kami dan mengunggah dokumen yang disyaratkan pada 19 April 2018 sampai dengan 24 April 2018 jam 10.00 WIB,” ujar Djagal.

Karena itu, dia meminta calon mahasiswa agar mempersiapkan dokumen yang akan diunggah. Ini penting agar mereka dapat menyelesaikan pengisian biodata dengan baik pada waktu yang telah ditentukan.

Selain itu, calon mahasiswa juga wajib mengikuti Academic English Proficiency Test (AcEPT) pada 8 Mei 2018 di kampus UGM sebagai salah satu syarat registrasi. Lokasi dan waktu tes dapat dilihat melalui akun yang dimiliki masing-masing calon mahasiswa.

Calon mahasiswa yang tidak mengunggah data sampai dengan 24 April 2018 jam 10.00 WIB, dianggap melepaskan haknya sebagai mahasiswa UGM di Tahun Akademik 2018/2019. "Kalau sampai batas akhir tidak registrasi berarti akan dicoret dari daftar mahasiswa,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw