25 Operator Unjuk Kemampuan dalam Cat Global Operator Challenge di Yogyakarta

Kuntadi ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 03:30 WIB
25 Operator Unjuk Kemampuan dalam Cat Global Operator Challenge di Yogyakarta
Peserta Cat Global Operator Challenge unjuk kebolehan mengoperasikan alat berat. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Sebanyak 25 orang operator alat berat, ikut ambil bagian dalam Cat Global Operator Challenge yang dilaksanakan di Yogyakarta, Kamis (1/8/2019).

Setiap peserta ditantang uji kemampuan dalam mengoperasional backhoe maupun loader. Pemenang akan diikutkan dalam lomba nasional sebelum nanti yang terbaik ikut di tingkat Asia hingga internasional di Las Vegas.

General Manager Java Trakindo, Tema Mendrofa mengatakan Cat Global Operator Challenge ini baru pertama kali dilaksanakan Trakindo sebagai penyedia alat berat Caterpillar.

Untuk babak penyisihan dilaksanakan di lima kota, setelah sebelumnya di Banjarmasin dan Makasar. Selanjutnya akan dilaksanakan di Palembang dan dua terbaik di tiap kota akan ikut di tingkat nasional di Jakarta.

Nantinya operator terbaik nasional akan mewakili Indonesia di tingkat Asia di Jepang. Jika lolos, nantinya akan ikut kompetisi di internasional di Las Vegas Amerika, Serikat. “Operator di Indonesia sangat handal, dan mereka kita ajak berkompetisi diuji keterampilannya,” katanya.

Keberadaan operator ini sangat penting dan menjadi penentu suksesnya pekerjaan dengan alat berat. Bahkan profesi ini masih sangat menjanjikan dengan tingkat ekonomi yang lumayan tinggi.

Lomba ini juga untuk mendorong para operator dalam menigkatkan kualitas dan kemampuannya dan mengoperasiokan alat dan menigkatkan produktivitas.

Keberadaan operator juga terus bertambah dengan semakin banyaknya pekerjaan infrastruktur fisik, maupun untuk memenuhi kebutuhan di perkebunan.

Mereka ini selalu dilatih dan menjalani training agar menjadi operator handal. “Selama ini kita jual alat, begitu delivery akan kita training,” ucapnya.

Dalam kejuaraan ini, setiap peserta wajib mengikuti tiga tantangan yang disiapkan. Mulai dari mengangkat peralon dan menempatkan pada tempat, hingga mengambil bola dari atas corn dan memasukkan ke dalam drum, maupun mengoperasionalkan loader dengan rintangan. “Kita juga ingin mendorong operator mengedepankan keselamatan kerja,” ucapnya.

Seorang peserta Edi Darmawan mengaku sempat grogi ikut dalam kejuaraan yang baru pertama diikuti. Selama ini dia bekerja dan sudah familiar dengan alat yang dipakai. Hanya peralatan dari Trakindo yang disediakan jauh lebih canggih.

Peserta lainnya, Edi Londo, mengaku tantangan yang ada membutuhkan konsentrasi dan ketepatan. Sebab salah sedikit saja, bola akan jatuh dan menempatkan peralon juga harus hati-hati agar tidak menyenggol rintangan. “Semoga bisa menang, tadi lumayan bagus,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki