4 Caleg Mundur, KPU Bantul Tetapkan 442 Caleg

Kuntadi ยท Kamis, 20 September 2018 - 20:01:00 WIB
4 Caleg Mundur, KPU Bantul Tetapkan 442 Caleg
Ilustrasi (Okezone)

BANTUL, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, DIY, menetapkan daftar caleg tetap (DCT), melalui sidang pleno terbuka yang dilaksanakan di Tembi Rumah Budaya, Bantul, Kamis (20/9/2018). Sebanyak 442 caleg dipastikan akan mengikuti pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Ketua KPU Bantul Johan Komara mengatakan dalam pengumuman daftar caleg sementara (DCS) ada 446 bacaleg. Namun dalam prosesnya ada empat yang mengundurkan diri sehingga dalam penetapan ini hanya ada 442 nama caleg yang ditetapkan dalam DCT.

"Ada empat bacaleg yang mengundurkan diri sebelum ditetapkan," kata Ketua KPU Bantul, Johan Komara usai pelaksanaan Penetapan DCT.

Alasan pengunduran keempat caleg ini lebih kepada permasalahan pribadi. Secara persyaratan administrasi pencalonan, sebenarnya mereka sudah memenuhi aturan yang ada.

"Mereka ini mundur bukan karena TMS (tidak memenuhi syarat) tetapi ada permasalahan pribadi yang membuat mereka mundur," ujar Johan.

Mekanisme pengunduran diri, disampaikan partai politik (parpol) kepada KPU. Caleg tidak bisa mengundurkan diri secara langsung. Namun pengunduran diberikan kepada parpol yang kemudian diteruskan ke KPU.

Johan menjelaskan pengunduran diri ini diperbolehkan secara regulasi. Parpol tidak bisa mengganti caleg yang mundur kecuali alasan persentase keterwakilan perempuan yang kurang. Kebetulan mereka yang mundur smeuanya laki-laki sehingga tidak berpengaruh pada unsur keterwakilan perempuan. "Pengunduran ini tidak berdampak terhadap kuota perempuan," ujarnya,

Dari total 442 DCT, kata dia, terdiri atas 238 calon laki-laki dan 204 calon perempuan. Adapun keterwakilan perempuan sebanyak 47 persen dari batas minimal keterwakilan perempuan nasional 30 persen. “Dari seluruh bacaleg ini, tidak ada yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi," ujarnya.

Keempat calon yang mengundurkan diri ini dua di antaranya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Untung Suparmadi dan Fatoni. Keduanya dari daerah pemilihan Bantul V (Pajangan, Pandak, Srandakan, dan Sanden).

Kemudian calon lainnya yang mengundurkan diri yaitu Inggar dari Gerindra yang juga daerah pemilihan Bantul V, serta satu orang lagi belum diketahui identitasnya yang juga dari Gerindra.

Usai penetapan DCT, KPU Bantul juga menggelar deklarasi kampanye damai 2019 melibatkan seluruh parpol. Beberapa poin yang dideklarasikan di antara menyukseskan Pemilu 2019 yang aman, sejuk dan damai di Bantul sebagai ikhtiar menuju Indonesia sejahtera adil dan makmur. Mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk memilih paslon capres cawapres, anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

Selain itu mendukung penyelenggaraan pemilu yang berasaskan langsung umum bebas rahasia jujur dan adil (Luber Jurdil) serta berintegrasi pada peraturan yang berlaku. Berkomitmen menolak penggunaan sarana tempat ibadah dan pendidikan sebagai tempat kampanye kemudian menolak politik uang serta kampanye hitam.

Editor : Muhammad Saiful Hadi