get app
inews
Aa Text
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

4 Tahun Terima Bansos PKH, Keluarga di Kulonprogo Ini Akhirnya Mandiri

Jumat, 21 Agustus 2020 - 14:05:00 WIB
4 Tahun Terima Bansos PKH, Keluarga di Kulonprogo Ini Akhirnya Mandiri
Mensos Juiari P Batubara meninjau warung milik penerima bansos PKH yang mampu mandiri. (Foto: istimewa)

KULONPROGO, iNews.id – Seorang warga Kulonprogo, Murni Caturwati (51) mendapatkan penghargaan graduasi mandiri dari Menteri Sosial, Juliari P Batubara. Dia mampu bangkit dan kehidupannya mapan, setelah empat tahun mendapatkan bantuan lewat program keluarga harapan (PKH).

Catur mengatakan, dia terdaftar sebagai penerima PKH sejak 2016. Dulu dia masih memiliki dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah. Saat itu dirinya belum memiliki rumah sehingga terpaksa tinggal di toko kelontong yang dia rintis bersama suaminya sejak 2005 silam.

“Jadi kami tinggal di warung itu, untuk tempat tinggal jual jualan,” kata Catur, Jumat (21/8/2020).

Selama hampir lima tahun mereka harus rela tidur dan tinggal di warung dengan ukuran 2,6x6 meter. Sejak mendapatkan bantuan pada 2016 suaminya semakin gigih mengembangkam toko kelontong. Bantuan yang diterima dipakai untuk menambah varian dagangannya.

Melalui kerja keras inilah, Catur dan keluarganya mulai menikmati kehidupan yang lebih mapan. Setiap hari, warungnya kini beromzet Rp2,5 juta per hari atau sekitar Rp75 juta per bulan. Atas keberhasilan ini, Catur memutuskan graduasi mandiri pada akhir 2019 lalu.

“Saya sudah keluar, dan Insya Allah tidak akan menyesal,” katanya.

Sementara itu, Menteri Sosial Juliari P Batubara meminta kepada keluarga penerima untuk memperhatikan pola pengasuhan dan pendidikan terhadap anak dengan sungguh-sungguh. Tidak ada orang tua yang tidak ingin anaknya berhasil.

“Pendidikan dan pengasuhan anak merupakan salah satu modul yang diajarkan dalam P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga),” kata Juliari.

Pengasuhan dan pendidikan kepada anak bisa diterapkan dengan dialog agar anak mampu melindungi dirinya sendiri ketika berada di luar rumah. Kunci pendidikan di rumah adalah ibu untuk lebih memperhatika anak.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin, mengatakan P2K2 dilakukan sebagai kontrol bagi pemanfaatan bansos PKH oleh KPM. Mulai uang yang sudah diterima, apa yang menjadi kendala, bagaimana cara mengambil bantuan, dan permasalahan lain.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut