Ada Mahasiswa Positif Covid-19, Fakultas Ushuluddin UIN Yogyakarta Ditutup Sementara
SLEMAN, iNews.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menutup sementara Gedung Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, setelah ada mahasiswanya yang dinyatakan positif Covid-19. Penutupan sementara ini akan dilakukan selama tiga hari hingga Rabu (16/9/2020).
Kepala Satgas Covid-19 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Munir mengatakan, penutupan sementara ini merupakan upaya preventif penanggulangan penyebaran virus Covid-19. Selama ditutup dilakukan penyemprotan disinfektan dan sterilisasi di seluruh ruangan.
“Kami sudah koordinasi dengan Puskesmas Depok. Diketahui mahasiswa ini sudah meninggalkan Yogyakarta dan sampel swabnya diambil di Jakarta,” katanya.
Munir mengatakan, dari segi penularan sebenarnya sudah tidak begitu mengkhawatirkan karena lebih dari 14 hari. Pihak kampus mengimbau kepada mahasiswa dan stake holder untuk berkomunikasi lewat media online, atau menggunakan email.
“Kami juga sudah sediakan fasilitas pendukung protokol Covid-19,” katanya.
Kampus UIN Sunan Kalijaga masih aktif menerapkan Work From Home (WFH) untuk semua pegawai dan dosen. Sistem pelayanan mahasiswa yang melakukan bimbingan diarahkan secara daring.
“Boleh ke kampus untuk keperluan yang mendesak dan tidak bisa diselesaikan lewat media online, tetapi harus mematuhi protokol kesehatan,” kata Munir yang menjabat Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan Dan Kerja Sama ini.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Inayah Rohmaniyah mengatakan, mahasiswanya sempat ke Yogyakarta untuk keperluan di luar akademik kampus. Sejak 20 Agustus dia berada di Yogyakarta dengan menggunakan kendaraan bermotor dan menginap di hotel.
“Saat kembali ke Jakarta dia merasakan sakit dan dari hasil tes swab 5 September diketahui positif Covid-19,” katanya.
Layanan akademik masih dilakukan secara online dan fakultas sudah menerapkan protokol Covid-19. Pegawai yang piket dibuat secara bergiliran.
Editor: Kuntadi Kuntadi