AirNav Indonesia Siap Layani 400 Penerbangan di Bandara YIA Kulonprogo
KULOPROGO, iNews.id – Airnav Indoneia menyatakan menara air traffic control di Bandara Yogyakarta International Aiport (YIA) Kulonprogo sudah siap full operational untuk melayani lalu lintas penerbangan udara hingga 300 sampai 400 penerbangan per jam.
Sejak YIA dioperasionalkan pada awal Mei 2019, Airnav sementara baru melayani 26 penerbangan dalam sehari.
“Kita sudah siap, sejak awal operasi sampai dengan nanti full operation pada akhir tahun mendatang. Teknologi kita juga maju dan berbasis satelit,” kata Corporate Secretary Airnav Indonesia, Novi Pantaryanto, saat meninjau air traffic control, Rabu (16/10/2019).
Novi menuturkan, keberadan tower ini hanya untuk menangani pesawat take off dan landing. Sedangkan untuk pesawat udara di ruang udara Yogyakarta dengan ketinggian 2.000 sampai dengan 24.500 kaki akan dilayani oleh unit approach control (APP) di Bandara Adisutjipto yang dilengkapi dengan Radar Surveillance dengan jangkauan hingga radius 210 nautical miles.
Tower yang terdiri atas delapan lantai ini, sudah dalam kondisi full operation. Tower ini memiliki ketinggian hingga 48 meter yang mampu melihat pergerakan dari udara hingga mendarat dan parkir. Begitu juga ketika akan take off memandu pergerakan pesawat.
Tower ATC yang baru telah dilengkapi dengan peralatan navigasi penerbangan desk control, radio VHF main dan standby, AFTN, AWOS (Automatic Weather Observation System) dan VSAT sudah diuji coba dan telah beroperasi dengan baik.

Bahkan untuk fasilitas dan SOP/MOS (standard operation procedure/manual of standard) YIA telah mendapatkan sertifikasi CASR (civil aviation safety regulation) 171 dan 172 dari Kementerian Perhubungan.
“Dari SDM sampai sarana semuanya sudah siap, jika nanti full operation akan di-support tim dari (Bandara) Adisutjipto,” kata Novi.
Untuk mendukung operasional layanan navigasi penerbangan di YIA, di menara sudah ada enam orang personel Air Traffic Controller (ATC), 2 orang personel Air Traffic Reporting Office (ARO), 3 orang personel teknik navigasi (CNS), dan 3 orang personel teknisi support.
Airnav bertekad untuk memberikan layanan naviasi yang terbaik dalam penerbangan. Apalagi Bandara YIA memililiki panjang runway 3.250 meter yang bisa didarati pesawat berbadan besar. Bahkan terminal yang ada akan mampu menampung pesawat hingga puluhan pesawat.
“Bangunan ini didesaian tahan gempa hingga 9 SR dan dilengkapi dengan informasi cuaca dari arah angin, kecepatan hingga tekanan angin di atas landasan dan jarak pandang,” katanya.
Petugas Air Traffic Controler, Frizintia Krisnahati mengatakan salah satu tugasnya adakan melakukan koordinasi dengan pilot ketika hendak take off sampai dengan pesawat parkir. Begitu juga ketika dari terminal akan dipandu sampai dengan pesawat take off.
Editor: Kastolani Marzuki