Barisan Muda PAN Kulonprogo Bersihkan Pasar Tradisional

Kuntadi ยท Minggu, 25 Februari 2018 - 16:29:00 WIB
Barisan Muda PAN Kulonprogo Bersihkan Pasar Tradisional
Barisan Muda PAN Kulonprogo membersihkan sampah di Pasar Ngentakrejo, Lendah. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Memasuki tahun politik 2018, sejumlah partai politik (prpol) mulai intensif turun ke bawah menyapa masyarakat. Seperti Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Kulonprogo yang melakukan aksi sosial bersih-bersih sampah di Pasar Ngentakrejo, Lendah, Minggu (25/2/2018).

Aksi tersebut diikuti ratusan kader dan anggota BM PAN. Mereka berasal dari sejumlah lascar-laskar perwakilan dari DPC PAN di setiap kecamatan.

Ketua DPC BM PAN Kulonprogo Agus Sugiharto mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian BM PAN kepada ekonomi masyarakat lokal khususnya masyarakat bawah. Sebab, pasar tradisional masih menjadi roda perekonomian. “Bersih pasar tardisional ini menjadi bagian untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” kata Ketua BM PAN Kulonprogo, Agus Sugiharto.

Selain bersih-bersih pantai, BM PAN juga ingin mendukung program pemerintah yang dicanangkan Bupati Hasto Wardoyo dan Wakilnya, Sutedjo. Salah satunya program bela beli produk lokal. Aksi inipun banyak memborong berbagai makanan tradisional yang dijajakan pedagang. “Harapa kita, pasare resik rejekine yo apik (pasar yang bersih rejekinya juga bagus,” tutur Agus.

Agus menepis jika aksi yang dilakukan ini tidak lepas dari keberadaan tahun politik menjelang pemilu dan pilpres. Menurutnya, BM PAN hampir setiap tahun selalu memiliki rangkaian kegiatan yang sudah terjadwal. Mulai bantuan kemanusia keada korban longsor, Bantuan air bersih kepada korban kekeringan di Kulonprogo, sampai dengan program bedah rumah. “Setiap tahun aksi itu sudah ada, tidak hanya saat ini,” tegasnya.

Ketua DPW BM PAN DIY, Sugeng Riyanto mengatakan ekonomi yang berbasis masyarakat harus dipertahankan. Hal ini akan menjadi salah satu pilar utama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat bawah.

Sehingga pasar tradisional yang terjaga akan mampu memberikan multiplyer effect yang luas. Tidak hanya kepada pedagang, tetapi masyarakat pasar juga akan mendapatkan berkahnya.“Pasar tradisional harus dipertahankan dari gempuran pasar modern,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki