Bukan Lapor Kehilangan, Warga Bantul Ini Datangi Kantor Polisi untuk Cari Donor Darah

Nani Suherni ยท Jumat, 08 Mei 2020 - 19:16 WIB
Bukan Lapor Kehilangan, Warga Bantul Ini Datangi Kantor Polisi untuk Cari Donor Darah
Area RSUD Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id - Polisi dikagetkan dengan keluarga pasien yang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Bantul pada Rabu (6/5/2020). Bukannya melapor kehilangan atau mengalami tindak kejahatan, orang tersebut bercerita kesulitan mendapatkan donor darah untuk keluarganya.

Diketahui darah tersebut untuk Adi Mantoyo yang selesai operasi hernia di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Mengetahui adanya laporan tersebut Wakapolres Bantul Kompol Noer Alam langsung menuju Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bantul untuk mendonorkan darahnya.

“Saya merasa terharu mendengar keluhan dari warga yang mengaku sudah mencari pendonor darah ke sana kemari untuk transfusi anggota keluarganya yang selesai operasi,” kata Noer Alam, dikutip dari website resmi Polres Bantul, Jumat (8/5/2020).

Noer mengaku tidak mengenal identitas pasien yang didonori darahnya. Karena rutin mendonorkan darah, Noer tak berpikir panjang untuk menolong.

“Kebetulan golongan darah yang dicari adalah golongan darah A, sama dengan golongan darah saya,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang dilakukannya sesuai instruksi Kapolri Jenderal Idham Azis yang memerintahkan kepada seluruh personel untuk bekerja sama dengan PMI melaksanakan donor darah. Perintah Kapolri disampaikan dalam surat telegram Nomor ST/1127/IV/KEP./2020 tertanggal 7 April 2020.

Idham Azis mengatakan, instruksi tersebut dibuat lantaran stok darah di PMI mulai menipis. Padahal, permintaan darah di PMI sedang banyak dibutuhkan.

"Sejak Covid-19 masuk ke Indonesia, stok darah di PMI semakin berkurang. Hal ini karena jumlah pendonor mandiri yang datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya berkurang sejak diberlakukannya physical distancing," ucapnya.


Editor : Nani Suherni