get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut di Gowa, Pelajar Tewas Terlindas Bus Pariwisata

Bus Pariwisata Tak Boleh Lewat Jalan Imogiri-Dlingo

Jumat, 11 Februari 2022 - 18:24:00 WIB
Bus Pariwisata Tak Boleh Lewat Jalan Imogiri-Dlingo
Bus pariwisata Gandos Abadi hancur setelah menabrak tebing di Bukit Bego, Jalan Imogir-Dlingo, Bantul. Bus pariwisata mulai saat ini tak boleh melintas di jalur itu. (Foto: ANTARA)

BANTUL- iNews.id - Polres Bantul menegaskan jalan Imogiri-Dlingo tak boleh dilewati oleh bus pariwisata. Keputusan ini menyikapi kecelakaan tunggal bus yang menewaskan 13 penumpangnya di Bukit Bego beberapa waktu lalu.

"Kita sudah adakan FGD dengan mengundang Pokdarwis di Mangunan, juga pihak lurah dan pemda, intinya pertama bahwa dari forum diskusi sepakat untuk di jalan Imogiri-Dlingo tidak boleh dilalui bus pariwisata," kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan di Bantul, Jumat (11/2/2022).

Menurut Ihsan, kesepakatan tersebut ditempuh agar kejadian kecelakaan bus wisata tidak terjadi lagi di jalur Imogiri-Dlingo, Bantul, mengingat jalur tersebut banyak tanjakan maupun turunan curam dan menikung mengikuti topografi perbukitan.

Dengan demikian, kata dia, bus pariwisata yang akan berwisata ke kawasan Mangunan, Dlingo dilalihkan melalui melalui jalur utara atau wilayah Patuk Gunungkidul, yang dinilai lebih memadai untuk kendaraan bus baik untuk naik dan kembali.

"Untuk pariwisata akan kita arahkan turunnya di jalur Patuk yang selama ini sudah ada jalurnya, kita kembalikan ke situ. Jadi Imogiri-Dlingo tidak boleh untuk melintas bus pariwisata," kata AKBP Ihsan.

Menurut dia, larangan bus wisata melintasi jalur Imogiri-Dlingo itu berlaku sejak kesepakatan tersebut disepakati oleh forum. Dan untuk implementasi di lapangan, Polres Bantul akan menempatkan anggota di beberapa titik Mangunan.

"Kemudian tiap Sabtu dan Minggu akan kita tempatkan personel di seputaran lokasi untuk mengarahkan kendaraan untuk turun di daerah Patuk, ada personel dari Polri, Dishub itu dua poin kesepakatan yang kita sepakati," katanya.

Ihsan mengatakan, dari pemda dan kelurahan serta pokdarwis Mangunan sudah memahami kebijakan tersebut, meski sebelumnya diakui sempat ada pembahasan yang alot sebelum akhirnya ada kesepakatan itu.

"Dari pemda, kelurahan dan pokdarwis sudah memahami, karena mereka juga ikut berkabung, dan berharap tidak terjadi kejadian serupa, tentunya akan kita sampaikan juga ke Dishub DIY, karena jalan dan TKP kecelakaan adalah jalan provinsi," katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut