Curi Besi Ulir karena Gaji Telat Dibayar, 7 Pekerja Proyek di Yogyakarta Ditangkap Polisi

Kuntadi ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:09 WIB
Curi Besi Ulir karena Gaji Telat Dibayar, 7 Pekerja Proyek di Yogyakarta Ditangkap Polisi
Polsek Mlati Sleman amankan tujuh pelaku pencurian besi di proyek jalan. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Tujuh pekerja proyek pembangunan jalan lingkar barat Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, diamankan petugas Reskrim Polsek Mlati, Sleman. Mereka mencuri besi ulir lantaran gajinya terlambat dibayarkan.

Tujuh orang tersangka yang diamankan, semuanya merupakan pekerja proyek, yakni AF, EP, THY, NE, AS, AR dan RK. Mereka melakukan pencurian besi dalam rentang waktu bulan Mei dan Juni.

“Mereka mencuri karena gajinya telah dibayarkan,” kata Kapolsek Mlati, Kompol Hariyantom di Mapolsek Mlati, Sleman, Rabu (5/8/2020).

Penangkapan dilakukan pada 17 Juli dan 21 Juli, empat orang diamankan di sekitar proyek dan tiga di Semarang. Beberapa pelaku memang berasal dari Semarang.

Penangkapan dilakukan setelah korban Muhammad Novamba melaporkan kasus pencurian ke polisi. Korban merupakan rekanan dari CV Iskandar Muda yang melaksanakan proyek. Korban melaporkan kasus pencurian besi ulir yang diduga dilakukan oleh para tersangka.

Besi yang dicuri, awalnya dalam kondisi utuh. Oleh para tersangka dipotong-potong dan dibawa ke luar area proyek untuk dijual. Lantaran mereka pekerja, aksi pencurian ini pun dilakukan dengan leluasa. Apalagi dari para pelaku merupakan petugas keamanan proyek.

“Ada sekitar lima kali pencurian dengan kerugian mencapai Rp130 juta,” katanya.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. Polisi juga menyita satu buah nota pembelian bahan material berupa besi beton, besi ulir beragam ukuran sebagai barang bukti.


Editor : Kuntadi Kuntadi