Demi Liburan ke Yogya, Wisatawan asal Kalsel Ini Rela Rapid Test Mandiri

Agregasi Harianjogja ยท Senin, 20 Juli 2020 - 13:09 WIB
Demi Liburan ke Yogya, Wisatawan asal Kalsel Ini Rela Rapid Test Mandiri
Sejumlah andong wisata mangkal di Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (16/06/2020). -(Foto: Harian Jogja/Desi Suryanto)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Yogyakarta menerapkan kebijakan surat bebas Covid-19 bagi wisatawan yang ingin berlibur. Demi berwisata ke Yogyakarta, warga asal Kalimantan Selatan pun rela menjalani rapid test mandiri.

Agus Haryanto bersama istri dan ketiga anaknya, mengaku sudah mengantongi surat rapid test. Mereka pun meluasa berjalan di area Malioboro.

“Sudah rapid test,” katanya.

Meski dirasa cukup ribet, Agus harus memenuhi syarat kelengkapan jalan itu. Pasalnya tanpa surat tersebut, dia bersama keluarganya tidak akan bisa melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

“Jadi syarat untuk penerbangan juga,” katanya.

Lain Agus lain pula salah wisatawan asal Jakarta. Perempuan yang enggan disebut namanya, terang-terangan mengaku tak membawa surat keterangan sehat apa pun. Dia mengendarai bus umum dari Jakarta, dirinya bisa lolos dan sampai ke Jogja untuk berwisata.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan sesuai Pergub DIY Nomor 48 Tahun 2020, wisatawan yang masuk ke DIY khususnya dari zona merah/hitam wajib membawa surat keterangan sehat dengan hasil negatif. Sehingga bila sesuai aturan tersebut, maka Seluruh Kabupaten kota harus mewajibkan wisatawan dari zona merah dan hitam wajib membawa surat keterangan sehat.

"Sesuai Pergub yang disyarakatkan hanya zona merah atau hitam," katanya.

Dalam aturan tersebut memang tidak disebutkan ketentuan bagi wisatawan yang berasal dari zona kuning maupun hijau. Dalam peraturan tersebut, hanya disebutkan wisatawan dari zona merah atau hitam dan wisata mancanegara. Bagi wisatawan dari luar negeri, mereka diwajibkan membawa surat keterangan PCR yang masih berlaku.

"Bupati dan wali kota akan menindaklanjuti sesuai kewenangannya," ucap Singgih.

Sementara itu, Pemkot Jogja telah menerapkan aturan yang tertulis dalam Pergub. Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi bahkan menambah satu syarat lagi yakni dari zona kuning atau hijau wajib menggunakan surat keterangan sehat dari dokter.

"Kalau kita mengikuti surat Pergub dan di Kota (Jogja) pun melakukan itu juga," katanya.

Heroe menambahkan bahwa Pemkot Jogja konsisten mengikuti aturan Pergub. Selain itu Heroe mengatakan bahwa dalam Peraturan Walikota Jogjakarta No. 51 Tahun 2020 pun diatur hal-hal yang menyangkut syarat bagi para wisatawan memasuki Kota Jogja.

"Kan konsisten kita, mahasiswa datang pun harus pakai itu (surat keterangan sehat) juga," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Wisatawan Luar DIY Berdatangan di Malioboro, Apakah Sudah Rapid Test?"


Editor : Nani Suherni