Di Hadapan Wisudawan, Rektor UGM Minta Alumnus Ikut Sukseskan Program Pemerintah

Kuntadi ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 00:34 WIB
Di Hadapan Wisudawan, Rektor UGM Minta Alumnus Ikut Sukseskan Program Pemerintah
Rektor UGM Yogyakarta Panut Mulyono menyalami wisudawan saat mewisuda 1.277 lulusan periode III Tahun Akademik 2018/2019 di Grha Sabha Pramana, Rabu (22/5/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Panut Mulyono berharap kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam periode kedua ini lebih baik.

Sebelumnya Jokowi telah berhasil dalam menekan angka inflasi. Alumni UGM, harus bisa memberikan kontribusi kepada Negara.

“Semoga Pak Jokowi bisa menorehkan prestasi seperti periode sebelumnya,” kata Rektor dalam wisuda program pascasarjana, di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (23/10/2019).

BACA JUGA: Rektor UGM Minta Hasil Akhir Pemilu Harus Dihormati

Menurut Panut, pada periode lalu, inflasi berhasil ditekan di kisaran 3-4 persen dan rasio elektrifikasi berhasil dinaikkan menjadi 98,83 persen. Namun, saat ini banyak agenda yang masih harus dituntaskan dan banyak tantangan baru yang dihadapi.

Karena itu, diperlukan kerja keras dan inovasi-inovasi untuk mengembangkan cara-cara baru untuk mencapai tujuan.

Di hadapan 1.904 lulusan master, doktor dan spesialis, Rektor menegaskan para wisudawan yang lulus harus mengambil bagian dalam usaha menyukseskan program pemerintah pada beberapa tahun mendatang.

“Saya percaya saudara memiliki kapasitas yang lebih dari cukup untuk berkontribusi bagi negara di dalam bidang yang anda tekuni,” kata Panut.

Lulusan Prodi Teknik Sipil dan Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, bisa berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang membuka akses bagi daerah-daerah tertinggal.

Mereka harus mampu memberikan kemajuan ekonomi secara memadai untuk mendongkrak lapangan kerja, serta mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

Sementara Prodi Hukum, harus dapat berkontribusi dalam reformasi di bidang hukum. Salah satunya melalui penataan regulasi dengan memangkas birokrasi yang membebani masyarakat, pembenahan internal institusi pemerintahan dan pembangunan budaya hukum.

“Kita harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional,” ujarnya.

BACA JUGA: Wisuda 1.277 Sarjana dan Diploma, Rektor UGM Ingatkan Masih Banyak Tantangan

Wisuda ini diikuti 1.904 lulusan program pascasarjana yang terdiri dari 1.647 master, 108 spesialis dan 149 Doktor. Untuk lulusan master ada 12 orang yang merupakan warga negara asing.

Salah satunya adalah Miho Fujii dari program Double Degree Magister Ilmu Kehutanan, Fakultas Kehutanan UGM. Mahasiswi asal Jepang ini mengaku sangat senang selama menempuh kuliah di kampus UGM.

Meski awalnya rekan-rekannya di Jepang mengira dia kesulitan bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya di Indonesia. “Banyak yang bilang, saya tidak cocok jadi orang Indonesia, membuat saya jadi tambah semangat,” ucapnya. 

 


Editor : Kastolani Marzuki