Diduga Kelelahan, Pesepeda asal Bantul Tewas di Jalan Tanjakan Kulonprogo

Agregasi Harianjogja ยท Senin, 15 Juni 2020 - 14:25 WIB
Diduga Kelelahan, Pesepeda asal Bantul Tewas di Jalan Tanjakan Kulonprogo
Lokasi pesepeda yang tewas kelelahan di Jlan Sentolo-Muntilan, Dusun Sanggrahan, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo, Minggu (14/6/2020). (Foto: Istimewa)

KULONPROGO, iNews.id - Seorang pesepeda asal Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Aloisius Sumarjono, (46) meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda lipatnya, Minggu (13/6/2020). Aloisius diduga kelelahan saat mengayuh sepedanya di jalanan yang menanjak.

Kejadian hanas itu tepatnya berada di tanjakan Jalan Sentolo-Muntilan, Dusun Sanggrahan, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo. Diketahui, korban gowes sepeda dari Kasihan Bantul.

“Dugaan kami korban tewas karena kelelahan, mengingat yang bersangkutan bersepeda dari rumahnya di Kasihan, Bantul, sampai Tanjakan Kalibawang,” ujar Kapolsek Kalibawang AKP Sumina, kepada awak media, Senin (15/6/2020).

Sumina mengatakan berdasarkan keterangan istri korban, Dian Prima Santi, Aloisius berangkat bersepeda seorang diri dari Kasihan, Bantul. Tujuannya hendak ke wilayah Duwet, Kalibawang. Namun di tengah perjalanan, Alosius harus meregang nyawa.

Alosius ditemukan meninggal dunia di Jalan Sentolo-Muntilan yang berupa jalan tanjakan sekitar pukul 10.20 WIB. Detik-detik meninggalnya pria asal Bantul ini diketahui Heri Darmawan, Panewu atau Camat Kalibawang.

Saat kejadian, Heri mengemudikan mobilnya dari selatan menuju utara. Sesampainya di tanjakan, dia melihat Alosius terjatuh dari sepeda lipat berwarna kuning. Sepeda terjatuh di tepi jalan, sementara korban tersungkur ke parit.

Melihat kejadian tersebut, Heri lantas menghentikan laju mobilnya dan berupaya menolong korban. Beberapa warga sekitar juga memberikan pertolongan.

“Kami kemudian bawa korban ke Rumah Sakit Santo Yusup Boro Kalibawang. Di sana dilakukan pemeriksaaan oleh petugas medis dan diketahui jika korban telah meninggal dunia,” ucapnya.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Kulonprogo Letnan I Nengah Jefri mengimbau agar masyarakat tidak memaksakan diri bersepeda di tengah masa pandemi seperti ini. Setiap orang juga perlu melihat batas-batas kemampuan tubuh.

“Jangan dipaksain, kita perlu lihat kondisi tubuh juga, kalau jarang menempuh jarak jauh mending latihan dulu, sampai benar-benar siap,” ujar Jefri.

Jefri memahami kegiatan bersepeda saat ini jadi olahraga populer. Namun dia kembali menekankan agar tidak memaksaakan menjalani olahraga itu terlebih jika kondisi tubuh sedang tidak prima.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Goweser Asal Bantul Tewas Kelelahan di Jalan Tanjakan Kulonprogo"


Editor : Nani Suherni