Digerebek Warga, Selingkuhan Pak Guru di Gunungkidul Ngaku Takut Sendiri karena Mati Lampu

Agregasi Harianjogja ยท Selasa, 29 September 2020 - 15:38:00 WIB
Digerebek Warga, Selingkuhan Pak Guru di Gunungkidul Ngaku Takut Sendiri karena Mati Lampu
Ilustrasi

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Warga Dusun Karangsari, Kalurahan Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, menggerebek guru berinisial TM saat berduaan dengan YN di dalam kamar pada Senin (28/9/2020) malam. Kocaknya, YN yang sudah memiliki suami itu mengaku berduaan karena takut mati lampu.

Kepala Dusun Karangsari, Maryanto, mengakui adanya penggerebekan yang dilakukan warga terhadap TM, salah satu guru di Kapanewon Nglipar. Saat digerebek, guru tersebut bersama dengan YN, yang kebetulan ditinggal suaminya bekerja di Kota Yogya.

TM dan YN masih memiliki hubungan kekerabatan karena istri TM masih bersaudara dengan YN. Warga sudah memantau aktivitas keduanya sejak dua tahun lalu.

“Saat digerebek, keduanya berada di dalam kamar yang lampunya mati,” kata Maryanto kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Menurut dia, YN mengaku tidak berani di rumah sendirian dan takut mati lampu sehingga meminta tolong kepada TM untuk menemani. Namun, warga tak menerima alasan tersebut.

“Masak di dalam kamar berduaan dan keduanya bukan pasangan suami istri?” katanya.

Maryanto mengungkapkan penggerebekan ini sempat dibawa ke Polsek Nglipar. “Sudah ada warga yang mengingatkan, tapi peringatan tersebut tidak dihiraukan,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Nglipar Ipda Ngatimin mengakui adanya penggerebekan warga Karangsari dengan dugaan perselingkungah. Menurutnya, kasus ini berakhir dengan kesepakatan damai dan kedua pihak tidak akan memproses secara hukum.

“Dengan kesepakatan damai maka kasus dianggap selesai,” katanya.

Ngatimin menjelaskan polisi tidak bisa memproses kasus ini karena masuk dalam delik aduan.

“Kedua pelaku diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Pak Guru di Nglipar Digerebek Saat Berduaan di Kamar, Selingkuhannya Mengaku Takut Mati Lampu"


Editor : Nani Suherni