Dilanda Abrasi, Kawasan Wisata Pantai Trisik Kulonprogo akan Ditata Ulang
KULONPROGO, iNews.id - Dinas Pariwisata Kulonprogo akan menata ulang kawasan wisata di Pantai Trisik yang terletak di Kapanewon Galur. Kebijakan ini terpaksa diambil setelah kawasan ini dilanda abrasi akibat gelombang pasang.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kulonprogo, Trusta Hendraswara mengatakan, usai abrasi melanda Pantai Trisik mereka akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan kelompok sadar wisata. Abrasi telah merusak beberapa spot wisata, hingga mengancam tempat penangkaran penyu.
“Tentu akan kami tata ulang dengan melibatkan DLH dan pelaku wisata di sana,” katanya.
Penataan ini akan lebih fokus pada unsur keamanan. Sehingga pelaku wisata ataupun pedagang lokasi usahanya dibuat menjauh dari bibir pantai. Harapannya ketika terjadi gelombang pasang mereka tetap aman.
Penataan kawasan Pantai Trisik juga sudah masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisata Daerah (RIPPARDA) Kulonprogo 2015-2025. Pantai Trisik akan dikembagkan menjadi kawasan wisata pedesaan, wisata alam pantai dan konservasi penyu.
“Pengembangan Pantai Trisik akan dilakukan dengan prinsip sustainability Enviroment," ujarnya.
Sebelumnya, kawasan Pantai Trisik dilanda abrasi dalam tiga hari belakangan. Air pasang hingga mendekati kawasan konservasi penyu hingga jaraknya kurang dari empat meter. Sejumlah pohon cemara udang di kawasan ini ambruk diempas gelombang.
Abrasi juga menjadikan Pantai Trisik menjadi lebih curam. Agar tidak ada korban, polisi telah memasang aris polisi di lokasi abrasi.
“Abrasi kali ini cukup parah dan sudah mendekati tempat konservasi penyu,” kata Anggota Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Joko Santoso.
Editor: Kuntadi Kuntadi