Ditinggal Cari Pakan Ternak, 3 Rumah di Kulonprogo Ludes Terbakar

Kuntadi ยท Selasa, 10 Desember 2019 - 12:02 WIB
Ditinggal Cari Pakan Ternak, 3 Rumah di Kulonprogo Ludes Terbakar
Api melalap habis sebuah rumah di Desa Cerme, Panjatan, Kulonprogo, Selasa (10/12/2019). Pemilik rumah diduga lalai mematikan api sebelum mencari pakan ternak di luar rumah. (Foto: iNews/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Tiga rumah warga di Desa Cerme, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo dilaporkan terbakar pada Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 09.15 WIB. Api diduga berasal dari dapur rumah warga milik Adi Kasinun (72).

Kebakaran terjadi diduga akibat kelalaian pemilik rumah memadamkan api di tungku dapur. Pemilik rumah mengaku sedang berada di kebun untuk mencari pakan ternak saat kejadian. Dia melihat api membesar dan membakar bangunan dapur saat kembali ke rumahnya.

Dengan peralatan seadanya berupa pelepah pohon pisang, warga berusaha memadamkan api. Sayangnya api ikut membakar dua rumah lainnya akibat tiupan angin. Keterbatasan sumber air juga membuat upaya pemadaman sulit dilakukan.

BACA JUGA: Diduga Cinta Segitiga, Pria di Purwakarta Bakar Rumah Selingkuhan usai Kepergok

"Apinya sudah besar sampai atas," kata Adi yang terlihat syok.

Melihat kobaran api membesar, warga bergotong-royong mengeluarkan harta benda korban dari rumah-rumah yang terbakar. Masyarakat berusaha agar api tak merambat ke rumah lain.

Adi mengatakan sebelum mencari rumput, dia memasak air menggunakan tungku di dapurnya. Dia mengaku sudah memadamkan api dalam tungku sebelum keluar rumah mencari rumput.

"Api sudah saya matikan. Mungkin belum padam benar karena di situ banyak tumpukan kayu," katanya.

Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian. Petugas pemadam kebakaran dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mengerahkan satu unit mobil air.

BACA JUGA: Kebakaran Landa Rumah Warga di Padang, 1 Orang Tewas Terjebak Kobaran Api

Petugas juga mengerahkan dua tangki air dari BPBD dan PMI. Selain itu, mobil water canon Polres Kulonprogo ikut diturunkan membantu proses pemadaman.

"Kami melibatkan unsur dari pemadam kebakaran, BPBD, relawan, polisi, dan masyarakat dalam pemadaman ini," jelas petugas BPBD Kulonprogo, Sunardi.

Petugas saat ini sedang melakukan identifikasi di lapangan. Petugas juga masih melakukan penyemprotan air untuk memastikan semua titik api padam. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.


Editor : Rizal Bomantama