Dua Motor Tabrakan Adu Banteng di Jalan Godean, Satu Orang Tewas

Priyo Setyawan ยท Sabtu, 21 Agustus 2021 - 16:46:00 WIB
 Dua Motor Tabrakan Adu Banteng di Jalan Godean, Satu Orang Tewas
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara laka lantas di Jalan Godean Km 7, Nglarang, Sidoarum, Godean, Sleman, Sabtu (21/8/2021) pukul 01.00 WIB. (Foto : Ist)

SLEMAN, iNews.id-Tabrakan adu banteng antara dua sepeda motor terjadi di Jalan Godean km 7, Nglarang, Sidoarum, Godean, Sleman, Sabtu (21/8/2021) pukul 01.00 WIB. Akibat kejadian itu, satu pengendara motor meninggal dunia, satu pengendara lain mengalami luka dan harus dirawat di RSUP  Sardjito, Yogyakarta.

Pengendara motor yang meninggal belum diketahui identitasnya, sedangkan yang mengalami luka Marvel Samuara (18) warga Kaingan,  Nogotirto, Gamping, Sleman.

Kapolsek Godean, Sleman Kompol B Muryanto mengatakan kecelakaan tersebut berawal saat pengendaraa sepeda motor Honda Supra Fit AB 4494 SF yang belum diketahui identitasnya melaju dengan kecepatan sedang dari arah  timur menuju barat di jalan Godean. Saat di lokasi kejadian hendak mendahului mobil yang ada di depannya.
 
Bersamaan dengan itu dari arah berlawaan  melaju dengan kecepatan sedang  sepeda motor Honda Supra X  AB 3808 TQ yang dikendarai  Marvel Samuara (18) warga Kaingan,  Nogotirto, Gamping, Sleman. 

Karena jarak sudah dekat kedua kendaraan tersebut tidak  bisa menghindar dan saling berbenturan, sehingga kedua pengedara terjatuh.

Pengendara sepeda motor Honda Supra Fit meninggal di lokasi karena luka berat di kepala dan dibawa RS Bhayangkara Polda DIY. Sedangkan pengendara Supara X mengalami luka pada kaki kanan robek dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sardjito. “Kasus ini sekarang ditangani Satlantas Polres Sleman,” katanya.

Muryanto menghimbau untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat berkendaraan di jalan raya. Di antaranya mematuhi peraturan lalu lintas. Sebab kecelakaan lalu lintas biasaya didahulu dari adanya pelanggaran.

Editor : Ainun Najib

Bagikan Artikel: