Gegara Satu Pasien Bohong, 5 Orang di Wonosari Gunungkidul Positif Covid-19

Antara ยท Jumat, 01 Mei 2020 - 12:29:00 WIB
Gegara Satu Pasien Bohong, 5 Orang di Wonosari Gunungkidul Positif Covid-19
Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY Immawan Wahyudi. (Foto: Antara/Sutarmi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Kasus enam orang Covid-19 di Kecamatan, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diduga disebabkan ketidakjujuran pasien. Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Gunungkidul Immawan Wahyudi.

"Kasus positif Covid-19 di Kecamatan Wonosari, dari satu orang menjadi enam orang terjadi karena adanya ketidakjujuran dari pasien sehingga terjadi interaksi di tengah masyarakat dan menyebabkan terjadinya penularan," katanya di Gunungkidul, Kamis (30/4/2020).

Menurut dia, kasus di Kecamatan Wonosari ini cukup mencengangkan. Hal tersebut berbeda dari yang terjadi di wilayah Kecamatan Playen dan Kecamatan Ponjong. Dua wilayah ini sempat ada kasus positif namun tidak terjadi penularan melalui transmisi lokal.

Dia menjelaskan, enam orang lain terjangkit karena ada ketidakjujuran. Jika saat itu, satu pasien positif tidak berbohong, maka penyebaran Covid-19 bisa dicegah.

"Dari aspek ini juga dapat kita simpulkan gugus tugas dengan seluruh masyarakat adalah juga korban dari ketidakdisiplinan dan ketidakjujuran warga yang terkena. Jangan malah dibalik seolah-olah ini kegagalan petugas," katanya.

Dengan adanya temuan enam kasus positif Covid-19 di Wonosari ini, kata dia, gugus tugas masih melakukan tracing terhadap interaksi pasien positif tersebut.

"Sudah dilakukan pengusutan mendalam kepada yang diduga berinteraksi dengan rapid test. Tracking terhadap 143 warga hasilnya 19 orang positif rapid test," katanya.

Sedangkan dari 19 yang dilakukan rapid test ulang dan swab hasilnya lima orang negatif. Sisanya 14 orang yang di rapid test lagi dan hasilnya tiga orang positif langsung masuk kamar isolasi RSUD Wonosari.

Editor : Nani Suherni