Harga Ayam Potong di Yogyakarta Merangkak Naik Jadi Rp42.000 per Kg

Antara ยท Jumat, 03 Juli 2020 - 11:42 WIB
Harga Ayam Potong di Yogyakarta Merangkak Naik Jadi Rp42.000 per Kg
Ilustrasi pedagang ayam potong (Foto: iNews/Robby Ridwan)

YOGYAKARTA, iNews.id - Harga ayam potong yang dijual di pasar rakyat Kota Yogyakarta mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Kini per kilogramnya dijual dengan kisaran antara Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram atau naik sekitar Rp12.000.

“Harga bahan kebutuhan pokok lainnya cukup stabil, hanya ayam potong saja yang naik. Kenaikan harga ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19,” kata Kepala Bidang Bimbingan Usaha Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Benedict Cahyo Nugroho, Jumat (3/7/2020).

Menurut dia, harga ayam potong di pasar rakyat Kota Yogyakarta tidak langsung mengalami kenaikan tinggi, tetapi terjadi secara bertahap. Pada awal Mei, harga jual ayam potong masih pada kisaran Rp28.000 per kilogram, namun terus merangkak naik hingga Rp38.000 per kilogram pada pertengahan Juni dan pada awal Juli mencapai Rp42.000 per kg.

Pada awal Mei, lanjut Benedict, produksi ayam potong masih dalam jumlah normal dengan permintaan dari konsumen tetap atau cenderung turun sehingga harga pun cukup stabil.

“Namun seiring dengan pandemi Covid-19, peternak kemudian mengalami kesulitan memasarkan hasil ternaknya selain harga pakan ayam yang juga ikut melambung tinggi,” katanya.

Akibatnya, lanjut dia, para peternak ayam memilih menjual ternak mereka dengan murah di bawah harga normal. Harapannya agar tidak semakin merugi.

Kondisi yang semakin sulit pada pertengahan pandemi, banyak peternak ayam yang kemudian beralih usaha. Hal ini mempengaruhi produksi ayam potong.

“Kondisi tersebut berdampak pada harga ayam potong yang naik karena kurangnya produksi ayam potong dibanding dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Saat ini, lanjut Benedict, permintaan konsumen terhadap ayam potong sudah berangsur-angsur kembali normal. Dalam kondisi menuju tatanan kehidupan normal baru, Benedict berharap banyak peternak kembali menggeluti usaha ayam agar produksi ayam potong kembali normal sehingga harga bisa kembali turun.


Editor : Nani Suherni