Ini Penampakan Homestay yang Dijadikan Lokasi Pesta Seks di Sleman

Kuntadi ยท Jumat, 14 Desember 2018 - 13:36:00 WIB
Ini Penampakan Homestay yang Dijadikan Lokasi Pesta Seks di Sleman
Lokasi homestay yang dijadikan sebagai tempat pesta seks di Sleman, DIY. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Penggerebekan pesta seks di Kabupaten Sleman, DIY, tak hanya kejutkan publik. Namun masyarakat setempat juga kaget bahkan tak tahu lokasi itu telah dijadikan sebagai tempat homestay dengan tarif Rp600-800 per malamnya.

Informasi yang dirangkum iNews.id, lokasi homestay berada di RT 5 RW 12, Jalan Nusa Indah Nomor 233 di Pedukuhan Karangasem, Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman. Tempatnya berada dalam permukiman warga dan sedikit masuk ke dalam dari arah jalan besar.

Penampakan dari luar, bangunan homestay ini berwarna putih dan cukup luas. Sementara hasil penelusuran dari situs layanan pemesanan hotel secara online, lokasi homestay ini memiliki fasilitas layanan cukup baik, seperti Wi-Fi, ruangan bersih dan nyaman.


Ketua RT setempat Ngadimin (65) mengaku tak mengetahui jika tempat tersebut digunakan sebagai lokasi untuk pesta seks. Jangan untuk hal itu, soal bangunan rumah dijadikan homestay pun dirinya tidak tahu sama sekali.

"Saya tidak tahu, baru dengar juga. Saya juga baru tak tahu jika rumah ini dijadikan homestay karena pemiliknya tidak pernah lapor," kata Ngadiman.

Diketahui, sebelumnya polisi menggerebek homestay tersebut dan mengamankan enam pasangan atau 12 orang, Selasa (12/12/2018). Saat penggerebekan, salah satu pasangan sedang berhubungan badan yang ditonton langsung lima pasangan lainnya.

Mereka yang diamankan mengaku mengeluarkan uang Rp1 juta untuk bisa ikut dalam pesta seks tersebut. Empat orang atau dua pasangan yang ikut diciduk berstatus suami istri, sementara sisanya pasangan belum menikah.

Aktivitas penyimpangan seksual ini bukan yang pertama. Pengakuan tersangka, mereka sudah menggelarnya sebanyak empat kali dengan berpindah-pindah tempat.

Selain mengamankan 12 orang, polisi juga menyita minuman keras (miras), uang tunau, alat kontrasepsi dan ponsel serta pakaian dalam sebagai barang bukti. Hasil pengembangan, ditetapkan dua tersangka yakni AS dan HK yang berperan sebagai penyelenggara dan memungut tarif.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: