Jalur Kereta Bandara YIA Dibangun, Bupati Kulonprogo: Pembayaran Lahan Segera Diselesaikan

Kuntadi ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 12:07 WIB
 Jalur Kereta Bandara YIA Dibangun, Bupati Kulonprogo: Pembayaran Lahan Segera Diselesaikan
priyek pembangunan jalur kereta bandara di Temon, Kulonprogo. (foto : Kuntadi/iNews.id)

KULONPROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo tidak memiliki kewenangan dalam menyelesaikan pembebasan lahan untuk jalur kereta Bandara Yogyakarta Internasional Airpor (YIA). Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap kasus ini segera diselesaikan.

“Harapan kita prosesnya segera diselesaikan, sehingga pembangunan fisik bisa cepat dilaksanakan,” Kata Sutedjo, di Pemkab Kulonprogo, Rabu (24/6/2020).

Pemkab Kulonprogo, kata dia, tidak memiliki kewenangan dalam penyelesaian pengadaan lahan tersebut karena memang di luar otoritas yang ada. Pemkab juga tidak pernah tahu alasan apa yang menjadikan pembebasan lahan ini prosesnya lama. apakah ada penambahan birkorasi menjadi prosesnya lebih lama. Sedangkan yang sudah dibayarkan hanya sebagian kecil saja.

“Warga di sana sebenarnya mendukung proyek ini, kami akan komunikasikan dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional),” katanya.

Pemkab Kulonprogo juga sudah mendukung dalam proses percepatan pengadaan lahan. Salah satunya dengan menyiapkan petugas untuk membantu dalam penyelesaian pajak bumi dan bangunan (PBB). Salah satu syarat lahan bisa dibebaskan, yakni PBB nya sudah lunas.

“Kita akan surati tim, saat ini sedang diproses oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang,” kata Sutedjo.

Lurah Kalidengan, Kapanewon Temon, Sunardi mengaku di wilayahnya ada sekitar 100 bidang lahan yang terkena proyek jalur kereta bandara. Lahan yang sudah dibebaskan juga belum mencapai separuhnya. Sedangkan sisanya juga belum ada kepastian kapan akan dibayarkan.

“Baro separuhnya, tetapi kayaknya belum ada yang dibayar,” kata dia.

Diakuinya permasalahan lambatnya pembayaran sempat menuai permasalahan. Saat itu ada 38 warga yang menyurati tim agar segera dibayarkan, hingga akhirnya ada sistem sewa atas lahan yang akan dikerjakan oleh rekanan.

“Sewanya berapa sampai kapan kita tidak tahu. Itu urusan pemilik tanah” katanya.

Sementara itu tim pengadaan lahan belum bisa dikonfirmasi. Mereka masih melakukan penyelesaian pengadaan lahan di Kendal, Jawa Tengah.


Editor : Kuntadi Kuntadi