Kalah Judi Online, Warga Kulonprogo Gantung Diri Tinggalkan Surat Wasiat

Budi Utomo ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:43:00 WIB
Kalah Judi Online, Warga Kulonprogo Gantung Diri Tinggalkan Surat Wasiat
gantung diri (ilustrasi)

KULONPROGO, iNews.id – Seorang warga Kedungsari, Pengasih Kulonprogo, DIY ditemukan tewas tergantung di pohon sawo di pekarangan rumahnya, Selasa (4/8/2020) petang. Korban bernama Karmanto itu meninggalkan surat wasiat kepada keluarganya yang berisi alasan dia mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Jasad korban ditemukan oleh tetangganya yang curiga dengan korban. Awalnya saksi Yualisa melintas di dekat lokasi kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu saksi tidak memedulikan dan mengira korban hanya berdiri lantaran posisinya membelakangi saksi.

Pada sore harinya korban kembali melintas di lokasi, dan mendapati korban dalam posisi yang sama. Kondisi itu diceritakan kepada keluarganya. Warga kemudian mengecek dan mendapati korban dalam posisi gantung diri. Kejadian ini dilaporkan ke polisi.

“Saat sore melintas posisinya tidak berubah dan saya laporkan ke warga,” kata Yulisa, kepada wartawan, Selasa (4/8/2020).

Tim Inafis Polres Kulonprogo yang mendapatkan laporan langsung meluncur ke TKP. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wates. Dari saku celana korban polisi menemukan selembar kertas yang merupakan surat wasiat. Korban melakukan bunuh diri karena kalah berjudi.

“Kita temukan surat wasiat di celananya,” kata Kanit II Satreskrim Polres Kulonprogo Iptu Aditya Dwi Darmawan.

Dalam surat yang ditujukan kepada istrinya ini, korban meminta maaf dan berharap agar anaknya bisa dibesarkan. Korban mengaku belum bisa membahagiakan keluarga dan hanya membuat susah. Daripada masuk penjara, korban memilih mengakhiri hidupnya.

Korban mengaku kalah main judi online. Dia terpaksa menggadaikan dua buah mobil dengan harga masing-masing Rp165 juta dan Rp10 juta. Selain itu juga menggadaikan empat sepeda motor milik beberapa warga dengan harga antara Rp2,5 juta hingga Rp4 juta.

Korban juga mengaku tidak kuat dan hanya bisa membebani keluarga. Semua yang dilakukan merupakan kesalahannya hanya untuk mencari kesenangan sendiri. Dia pun mengaku sangat sayang dengan keluarganya dan minta dimaafkan. Terakhir dia mengatakan, memilih pisah meninggal daripada diceraikan dan surat itu juga ditandatangani.


Editor : Kuntadi Kuntadi