Kasus Kriminal di Yogyakarta Selalu Viral, Begini Kata GKR Hemas
KULONPROGO, iNews.id – Permaisuri Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas heran dengan viralnya kasus-kasus yang terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mulai dari kasus kekerasan, teror klithih hingga kasus teror bom molotov di Gamping, Sleman menjadi perbincangan di jagat dunia maya.
“Kenapa kalau di Yogyakarta yang tidak baik itu akan jadi viral," ucap GKR Hemas usai sosialisasi di Pemkab Kulonprogo, Senin (16/12/2019).
Hemas mengatakan, peristiwa yang terjadi masih terbilang normal. Tak hanya itu, kasus-kasus kriminal pun juga cepat ditangani oleh jajaran kepolisian. Namun ketika ada kejadian bisa dan diunggah ke media sosial, maka akan menjadi viral di media sosial.
"Padahal kan itu gangguan biasa, polisi juga memiliki kesiapan untuk mengatasinya," terang anggota DPD RI perwakilan DIY ini.
Sementara itu, ketika disinggung terkait menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, Hemas berharap kondisi Yogyakarta aman dan kondusif. Jajaran TNI dan Polri harus bisa mewyujudkan suasana aman agar tercipta Kamtibmas.
GKR Hemas melakukan sosialisasi terhadap revisi UU MD3 (MPR, DPR, DPD dan DPRD), ke Pemkab Kulonprogo untuk mendapatkan masukan terhadap permasalahan yang dihadapi di Kulonprogo. Pasca revisi MD3 ditetapkan banyak daerah yang terkendala dengan sistem penyusunan perda. Namun di Kulonprogo tidak ada masalahan dan semuanya bisa terselesaikan.
“Kita ingin masukan dari mereka, tetapi di Kulonprogo tidak ada masalah,” jelasnya
Editor: Nur Ichsan Yuniarto