Kenangan Eks Vokalis Seventeen tentang Andi yang Jadi Korban Tsunami

Kuntadi ยท Selasa, 25 Desember 2018 - 22:30 WIB
Kenangan Eks Vokalis Seventeen tentang Andi yang Jadi Korban Tsunami
Tiga personel Seventen menjadi korban tsunami Selat Sunda di Tanjung Lesung, Banten. (Foto: SINDOnews)

BANTUL, iNews.id – Kepergian Windu Andi Darmawan (36) drummer Seventeen yang menjadi korban tsunami Selat Sunda di Tanjung Lesung, Banten, Sabtu (22/12/2018), tak hanya menyisakan duka namun juga kenangan tak terlupakan.

Seperti dituturkan Doni Saputro. Mantan vokalis Seventeen yang ternyata kakak almarhum mengaku banyak kenangan indah yang dirangkai semasa kecil bersama almarhum.

Menurut Doni, sosok almarhum Andi sangat jenaka dan periang, "Kalau ketemu bawaannya tertawa," ucap Doni ditemui seusai pemakaman Andi di Bantul, Selasa (25/12/2018).

Andi mengaku banyak kenangan bersama almarhum terutama saat berangkat ke sekolah bareng. Suatu waktu, almarhum Andi merelakan sepedanya dipakai Doni karena takut terlambat datang ke sekolah. "Saya mau berangkat sekolah, tapi sudah mau telat. Terus, saya dipinjemin sepeda sama Andi. Pakai sepedaku, lha kowe piye? (terus kamu bagaimana?) aku jalan kaki sekolahku kan dekat," tuturnya.

Doni mengaku terakhir kali bertemu dengan kakaknya saat di Jakarta dengan Bendot, salah satu kru Seventeen. "Rencana mau jalan-jalan, tapi akhirnya minum kopi bertiga. Dari pagi sampai larut malam," katanya.

Jenazah Windu Andi Darmawan (36), drumer grup band Seventeen,  dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Glagahsari, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (25/12/2018) siang tadi. 

Sejumlah musisi di Yogyakarta ikut mengantarkan Andi ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Di antaranya, dari Komunitas Drummer Guyub Yogyakarta (DGYK), Endank Soekamti, Shaggydog, Sheila On 7, Letto dan lain sebagainya.

Jenazah Andi tiba di rumah orang tuanya di Perum Polaman Permai, Argorejo, Sedayu, Bantul, sekitar pukul 10.00 WIB. Istri almarhum, Dewi Sartika, turut serta dalam mobil ambulans yang membawanya.

Setelah tiba, jenazah Andi dibawa ke Masjid Al Ikhlas dekat rumahnya untuk disalatkan. Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah dibawa di TPU Glagahsari dengan menggunakan ambulans untuk dimakamkan. Sejumlah rekan, keluarga dan teman-teman musisi ikut mengantarkannya sampai di pemakaman.


Editor : Kastolani Marzuki