Kisah Inspiratif Dyana, Putri Petani Jadi Wisudawan Termuda Teknik Otomotif UNY
JOGJA, iNews.id - Kisah inspiratif putri petani jadi lulusan termuda D4 Teknik Otomotif Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan dibahas dalam artikel. Gadis bernama Dyana Arum Nugraini itu merah gelar sarjana terapan diusia 21 tahun 1 bulan.
Gadis kelahiran Sleman 12 Agustus 2002 tersebut adalah mahasiswa D4 Teknik Otomotif Fakultas Vokasi UNY tahun 2019.
“Saya masuk dibangku SMK tahun 2016 pada usia 13 tahun,” kata Dyana, dikutip dari portal resmi UNY, Kamis (14/9/201)
Gadis kelahiran Sleman 12 Agustus 2002 itu merupakan alumni SMKN 2 Yogyakarta Jurusan Sipil tersebut mengaku masuk TK pada usia 4 tahun yang terbilang cukup muda. Sekolah di TK ini hanya bertahan selama 8 bulan karena Dyana melanjutkan study di bangku SD.
“Awalnya orang tua ragu memasukkan ke SD karena umur yang belum mencukupi dan takut jika saya tidak bisa mengikuti proses pembelajaran di kelas. Namun dengan berjalannya pembelajaran, saya dapat menangkap materi yang dijelaskan dengan baik sehingga saya dapat naik kelas,” ujarnya.
Anak kedua dari dua bersaudara itu tertarik pada jurusan otomotif karena melihat kakak laki-lakinya yang berkuliah di jurusan otomotif. Dyana mengaku membongkar mesin motor, memasangnya dan seterusnya merupakan hal mengasyikkan.
Dari situ muncul rasa ketertarikan untuk berkecimpung dan mempelajari bidang tersebut. Dyana juga diberitahu bahwa di jurusan otomotif memiliki materi yang sangat kompleks dari proses teori, perancangan, serta praktik langsung di lapangan.
Rasa ketertarikan tersebut menjadi motivasi baginya untuk belajar secara giat agar dapat diterima di bangku perkuliahan.
“Saat di bangku kelas 3 SMK, saya mulai belajar mengerjakan tes untuk masuk perguruan tinggi,” katanya.
Setelah lulus SMK Dyana mulai mencari informasi terkait pendaftaran kuliah di UNY karena lebih tertarik pada proses pelajaran praktik, sehingga tujuan yang dipilihnya adalah D4 teknik otomotif.
“Selain meminta doa dari orang tua, saya juga terus belajar agar diterima di UNY,” katanya.
Pada tahun 2019, D4 dibuka khusus untuk jalur mandiri, sehingga Dyana fokus untuk belajar dan mengikuti tes mandiri. Dia pun akhirnya diterima sebagai mahasiswa baru UNY.
“Hal yang saya tanamkan pada diri saya sebelum mengikuti tes, yang penting coba dulu dan usaha yang maksimal,” ujarnya.
Dalam proses orientasi jurusan Otomotif D4 2019 yang mayoritas mahasiswanya laki-laki dan perempuan menjadi minoritas, hal tersebut tidak menjadi sebuah permasalahan. Dyana mengaku pengalamannya di SMK dapat beradaptasi dengan cepat dengan lingkungan baru.
Selama pandemi covid-19 dimana pembelajaran dilakukan secara online Dyana memanfaatkan sisa waktu kosong untuk bekerja parttime.
“Saya kuliah sambil bekerja selama 1 tahun,” katanya.
Anak pasangan Tumidi dan Woro Supeni yang berprofesi sebagai petani tersebut mengikuti magang MSIB di PT INKA (Persero) Madiun. Menurutnya magang bisa mendapat banyak ilmu, pengetahuan, dan relasi baru.
Warga Gondang Lutung, Donoharjo, Ngaglik, Sleman tersebut berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat Cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,66. Dyana pun tercatat sebagai wisudawan termuda jenjang D4.
Editor: Nani Suherni