Klaster Bojong Tambah 21, Kasus Covid-19 di Kulonprogo Jadi 3.113
KULONPROGO, iNews.id – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo bertambah 46 menjadi 3.113 kasus sampai dengan Rabu (10/3/2021). Sebanyak 21 kasus di antaranya berasal dari Klaster Bojong, Panjatan.
“Klaster Bojong bertambah 21 kasus sehingga total sudah ada 34 yang positif Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Pemkab Kulonprogo dalam Penanganan Covid-19, Baning Rahayujati, Rabu (10/3/2021).
Kasus Covid-19 di Bojong masih dimungkinkan akan bertambah, karena belum semua sampel yang diuji keluar hasilnya. Saat ini petugas dari Puskesmas Panjatan juga masih melakukan tracing dengan munculnya penambahan kasus.
“Masih ada enam yang belum keluar hasilnya. Kami juga melakukan tracing di ring dua,” katanya.
Klaster Bojong awalnya muncul dari salah satu warga yang berprofesi pedagang. Saat itu dia masih melakukan kegiatan di masyarakat dan membantu kegiatan hajatan pernikahan di tetangganya. Tidak hanya itu, dia juga ikut dalam penyiapan makanan untuk warga yang bekerja bakti.
“Saat hajatan dan kerja bakti ini ada yang tidak memakai masker,” katanya.
Saat ini warga yang terkonfirmasi positif melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing karena hanya bergejala ringan. Mereka juga akan diawasi oleh Satgas Covid-19 dari desa/kalurahan.
Terkait penutupan kantor balai desa, Baning memastikan akan dilakukan sampai hasil uji swab perangkat desa keluar. Sebelumnya ada satu perangkat desa yang positif sehingga kantor ditutup.
“Ada 17 pamong yang sudah ikut tes PCR dan hasilnya belum keluar,” katanya.
Kasus Covid-19 di Kulonprogo sampai dengan Rabu (10/3/2021) mencapai 3.113 kasus. Sebanyak 362 penderita masih menjalani isolasi mandiri di rumah dan rumah sakit. Selain itu 2.162 selesai isolasi, 526 sembuh, dan 63 meninggal dunia.
Editor: Kuntadi Kuntadi