Kulonprogo Kembali Dikepung Longsor Usai Diguyur Hujan Deras

Kuntadi ยท Selasa, 13 Februari 2018 - 20:16 WIB
Kulonprogo Kembali Dikepung Longsor Usai Diguyur Hujan Deras
Longsor menerjang rumah Sumarwoto di Dusun Magermalang, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.idLongsor kembali mengepung Kabupaten Kulonprogo, DIY. Longsor menerjang lima dusun di Kecamatan Samigaluh setelah wilayah itu diguyur hujan deras sehari semalam sejak Senin (12/2/2018) hingga Selasa (13/2/2018) pagi.

Selain merusak sejumlah rumah warga, longsor juga memutus akses jalan. Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Longsor di antaranya melanda Dusun Magermalang, Keceme, dan Plono, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh.

Di Dusun Magermalang, longsor merusak rumah Sumaryo akibat tertimpa tebing jalan setinggi 15 meter dan panjang 30 meter. Tebing tersebut ambrol lantaran tidak kuat setelah diguyur hujan deras. 

Menurut Sumaryo, saat kejadian keluarganya berada di depan rumah. Saat itu, hujan cukup deras mengguyur desanya. Tanda akan longsor juga sudah diketahui dengan adanya ambrol sebagian bangket jalan. "Material tanah menghantam rumah bagian samping dan belakang," ucapnya.

Sebelum kejadian, Sumaryo mengaku sudah berusaha memindahkan barang berharga di dalam rumah. Namun belum semua barang-barangnya tuntas dipindahkan sudah diterjang longsor. “Kita sudah tidak  berani tidur di bagian utara, dna sudah kita kosongkan," katanya.

Musibah longsor juga menimpa rumah warga di Keceme dan Plono. Tidak ada korban jiwa namun rumah warga rusak. Musibah juga terjadi di ruas Jalan Puyang Desa Purwoharjo dan Nyemani Desa Sidoharjo.

Salah seorang warga Plono, Bowo Pristianto mengatakan hujan deras menyebabkan rumah Surawan tertimbun tanah. beruntung saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. Saat itu, keluarga Surawan berada di rumah ibunya. "Hanya Surawan yang berada di rumah, dia selamat," kata Bowo.

Camat Samigaluh, Setiawan mengaku sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo untuk penanganan longsor, termasuk bantuan kepada korban bencana tersebut. “Fokus kita untuk menolong warga yang selamat," kata Setiawan. 


Editor : Kastolani Marzuki