Kunjungi Pasar Kranggan Yogyakarta, Presiden Jokowi Borong Makanan

Kuntadi ยท Rabu, 25 Juli 2018 - 17:59 WIB
Kunjungi Pasar Kranggan Yogyakarta, Presiden Jokowi Borong Makanan
Presiden Jokowi menyapa pedagang Pasar Kranggan, Yogyakarta, Rabu (25/7/2018). (Foto: iNews/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pasar Kranggan, Yogyakarta, Rabu (25/7/2018), menjadi berkah bagi para pedagang. Jokowi tidak segan berbincang dengan para pedagang dan berbelanja, bahkan memborong sejumlah makanan.

Seperti yang dialami pedagang pisang asal Magelang, Mbah Piur. Presiden membeli satu tandan pisang raja dagangannya seharga Rp300.000. “Pas Presiden lewat, saya cegat dan saya tawarkan pisang raja. Langsung dibeli dan tidak ditawar,” ujar Mbah Pur.

Jokowi menghargai pisang raja itu jauh di atas harga pasar. Jika selama ini harga satu tandan hanya Rp50 ribuan, Presiden menghargainya sebesar Rp300.000. Tidak hanya itu, Mbah Pur juga senang karena berkesempatan bersalaman dengan Presiden Jokowi. “Saya senang bisa ketemu langsung, ini dari tadi difoto terus,” katanya.

Pedagang lain, Welas juga mengaku beberapa barang dagangannya dibeli Presiden seperti kue sawut, coro, maupun lemper. Total belanja makanan di kiosnya Rp47.000. Namun, Presiden membayar Rp100.000 dan tidak mau menerima kembalian. “Tadi Presiden berhenti lama di sini. Beli makanan juga,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi yang didampingi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk menjaga eksistensi pasar-pasar tradisional. Revitalisasi harus dilakukan agar mampu bersaing dengan perkembangan pasar modern.

“Tadi (beliau) berpesan agar menjaga eksistensi pasar tradisional,” ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi yang mendampingi Presiden meninjau dan berkeliling Pasar Kranggan, Rabu (25/7/2018).

Presiden juga memberikan sinyal untuk mendukung proses revitalisasi pasar tradisional di DIY. Saat berkeliling, Heroe juga banyak membicarakan program revitalisasi pasar bersama Presiden. Apalagi, di DIY pertumbuhan mal dan toko modern cukup pesat. “Kami sampaikan revitalisasi pasar tradisional yang kami lakukan,” ujar Heroe.


Editor : Maria Christina