Mahfud MD: Perlu Pendekatan Keamanan untuk Bereskan Gerakan Separatis di Papua

Kuntadi ยท Rabu, 18 Desember 2019 - 17:25 WIB
Mahfud MD: Perlu Pendekatan Keamanan untuk Bereskan Gerakan Separatis di Papua
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

SLEMAN, iNews.id – Masalah gerakan separatis atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua harus dihadapi dengan pendekatan keamanan. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Menurutnya, pendekatan yang selama ini dilakukan terbukti masih ada prajurit TNI dan anggota Polri yang meregang nyawa akibat ulah KKB.

“Harus dihadapi dengan pendekatan keamanan, untuk gerakan separatis ya,” kata Mahfud disela menghadiri penganugerahan doctor Honoris Causa (HC) oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kepada Sinta Nuriyah, Rabu (18/12/2019).

Mahfud menambahkan, pendekatan itu harus dilakukan karena selalu ada korban ketika KKB menyerang. Terakhir pada Selasa (17/12/2019) sore, ada dua orang TNI yang diserang kelompok bersenjata.

Mahfud menuturkan, pendekatan keamanan yang dimaksud dari kacamata pemerintah yakni pendekatan pembangunan.

Pembangunan Papua menurut Mahfud harus lebih komprehensif dan menyentuh kehidupan ekonomi, sosial dan budaya. Pendekatan keamanan juga harus dilakukan untuk menghentikan aksi kekerasan dan pembunuhan di Papua. Dia berharap tim gabungan TNI dan Polri bisa mengatasi masalah di Papua.

“Kita sama-sama berharap polisi dan TNI bisa segera mengatasi masalah di sana," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto