Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY Diperpanjang sampai 30 Juni

Kuntadi ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 17:15 WIB
Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY Diperpanjang sampai 30 Juni
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji

YOGYAKARTA, iNews.idPemda DIY memperpanjang masa Tanggap Darurat Covid–19 sampai 30 Juni 2020. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil laporan kabupaten/kota terkait dengan laporan perkembangan kasus.

“Yang menjadi dasar keputusan ini kondisi kesehatan masyarakat dan juga sosial ekonominya,” kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, usai Rapat Koordinasi Tindak Lanjut terhadap Status Tanggap Darurat, di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (27/5/2020).

Saat ini penularan Covid–19 masih terjadi di DIY, meskipun selama 2 hari terakhir tidak ada penambahan kasus. Tim akan terus memantau perkembangan kasus dalam beberapa hari ke depan.

Perpanjangan status tanggap darurat ini, merupakan upaya mempersiapkan diri apabila pemerintah pusat menerapkan sistem new normal. Ketika diterapkan, harapannya masyarakat sudah siap menjalankan.

“Kalau semuanya sudah siap, tidak terjadi masalah baru yang timbul,” katanya.

Aji mengatakan sampai saat ini DIY belum siap menjadi percontohan new normal. Paling cepat bisa diterapkan pada bulan Juli mendatang. Itu pun harus memperhatikan hasil evaluasi pada akhir tanggap darurat.

“New normal hanya dilakukan bila kemungkinan penularan sudah bisa dibatasi,” ujarnya.

Guna mempercepat pemulihan kondisi DIY, Aji minta masyarakat memiliki kesadaran serta disiplin yang tinggi dalam penerapan protokol Covid-19. Pemda DIY tidak pernah mengeluarkan instruksi untuk menutup hotel, mal dan tempat keramaian lainnya. Namun hanya mengeluarkan regulasi terkait dengan protokol kesehatan.

“Para pemilik usaha dengan sukarela menutup sementara usahanya untuk berperan memutus mata rantai persebaran virus,” kata Aji.

Masyakat harus terbiasa hidup di situasi normal namun waspada terhadap Covid-19. Saat ini gugus tugas penanggulangan Covid – 19 bersama kabupaten kota sedang menyusun SOP di masing-masing bidang seperti ekonomi, kesehatan, pariwisata dan pendidikan.

“Semakin membaik kondisi kesehatan masyarakat, maka semakin cepat new normal bisa diterapkan di DIY,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi