Mayat Bayi Dibuang di Sungai Tinalah Kulonprogo, Ada Luka Memar di Tubuhnya

Kuntadi ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 16:18 WIB
  Mayat Bayi Dibuang di Sungai Tinalah Kulonprogo, Ada Luka Memar di Tubuhnya
Mayat bayi ditemukan di Sungau Tinalah Kulonprogo. Foto Kuntadi/iNews.id

KULONPROGO, iNews.idMayat bayi laki-laki lengkap dengan ari-arinya ditemukan mengambang di Sungai Tinalah yang ada di Kalurahan Purwoharjo Kapanewon Samigaluh, Kulonprogo, Selasa (16/6/2020) siang. Kemungkinan bayi ini dibuang dan lahir belum waktunya.

Mayat bayi ini pertama kali ditemukan oleh Rohmat. Saat kejadian saksi hendak makan di warung angkringan tidak jauh dari lokasi penemuan. Ketika memarkir motor dia menengok ke arah sungai dan melihat benda mengapung.

Karena mirip bayi dia mengecek bersama beberapa saksi lain. Setelah dipastikan mayat bayi, penemuan ini dilaporkan ke polisi. Sejumlah warga juga berdatangan ke lokasi kejadian untuk melihat bayi ini.

“Saat ditemukan sudah meninggal dan posisinya tertelungkup,” kata Rohmat kepada wartawan.

Mayat bayi ini saat ditemukan masih lengkap dengan ari-arinya. Kemungkinan sengaja dibuang setelah dilahirkan. Sementara warga sekitar tidak ada yang hamil. Kemungkinan dibuang dari atas jembatan dan terbawa aliran air.

“Warga sini tidak ada yang hamil, mungkin dibuang,” katanya.

Adanya penemuan bayi ini langsung ditindaklanjuti petugas dengan melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP). Tim Inafis dan Satreskrim Polres Kulonprogo langsung mengevakuasi mayat bayi dan melakukan pemeriksaan bersama tim medis dari Puskesmas Samigaluh.

“Dari pemeriksaan luar, bayi laki-laki dan masih ada ari-arinya,” ujar Kasatreskrim Polres Kulonprogo AKP Munarso.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan dan orang tua bayi malang ini. Dari hasil pemeriskaan dokter, kemungkinan bayi ini belum saatnya dilahirkan. Usianya diperkirakan antara 6 atau 7 bulan. Sedangkan bayi ini meninggal antara 12 hingga 15 jam sebelum ditemukan.

“Memang ada luka memar, tetapi apakah karena dianiaya atau benturan di aliran sungai kita belum bisa pastikan,” katanya.

Kini jasad bayi ini, dibawa ke RSUD Wates untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.


Editor : Kuntadi Kuntadi